Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Diduga Buat Arus Lalu Lintas Macet, Satpol PP Kota Malang Tegur PKL di Jalan MGR Sugiyopranoto

Diduga Buat arus lalu lintas menjadi macet, Satpol PP Kota Malang lakukan kegiatan peneguran bagi PKL

Kukuh Kurniawan/TribunJatim.com
Satpol PP Kota Malang saat memberikan peneguran bagi PKL yang berjualan di Jalan MGR Sugiyopranoto, Minggu (2/5/2021) sore. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter : Kukuh Kurniawan

SURYAMALANG.COM, MALANG - Diduga Buat arus lalu lintas menjadi macet, Satpol PP Kota Malang lakukan kegiatan peneguran bagi Pedagang Kaki Lima (PKL), yang berada di Jalan MGR Sugiyopranoto, Klojen, Kota Malang, Minggu (2/5/2021) sore.

Dalam kegiatan peneguran tersebut, Satpol PP Kota Malang dibantu oleh jajaran samping seperti Polresta Malang Kota dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang.

Dari pantauan TribunJatim.com (grup SURYAMALANG.COM) di lokasi, personel Satpol PP melakukan peneguran PKL yang berjualan di trotoar Jalan MGR Sugiyopranoto.

Setelah itu mereka bergerak, melakukan peneguran pedagang penukaran uang di Jalan Merdeka Timur.

Seusai melakukan peneguran di Jalan Merdeka Timur, mereka bergerak menegur PKL yang berjualan di trotoar Jalan Agus Salim.

"Bagi delapan PKL yang berada di depan Ramayana (Jalan MGR Sugiyopranoto), peneguran ini merupakan peneguran yang terakhir. Besok, sudah tidak boleh berjualan disana. Kalau masih ada, maka kami lakukan penindakan karena telah melanggar Perda Kota Malang No. 2 Tahun 2012 Tentang Ketertiban Umum Dan Lingkungan," ujar Kepala Seksi Operasi Satpol PP Kota Malang, Antonio Viera kepada TribunJatim.com.

Dirinya juga menjelaskan, dengan adanya PKL yang berjualan di trotoar Jalan MGR Sugiyopranoto.

Arus lalu lintas di wilayah tersebut menjadi macet.

"Tadi disana arus lalu lintasnya macet luar biasa. Namun teman-teman dari Dishub sudah datang ke lokasi, dan langsung melakukan penguraian arus lalu lintas," terangnya.

Sementara itu bagi 33 PKL yang berada di Jalan Agus Salim, pihaknya masih memberikan teguran saja.

"Kami kedepankan sifat humanis. Masih kami berikan teguran dan sosialisasi, agar tidak berjualan kembali di tempat tersebut," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved