Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata Larang Takbir Keliling saat Malam Lebaran 2021

Kapolresta Malang Kota, Kombespol Leonardus Simarmata melarang adanya takbir keliling di Kota Malang.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: isy
rifky edgar/suryamalang.com
Forkopimda Kota Malang saat foto bersama usai melaksanakan apel gelar pasukan malam Lebaran di balaikota Malang, Rabu (12/5/2021). 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Rifky Edgar
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Kapolresta Malang Kota, Kombespol Leonardus Simarmata melarang adanya takbir keliling di Kota Malang.

Hal ini dilakukan guna mengurangi penyebaran covid-19 di Kota Malang.

Leo mengatakan, bahwa larangan takbir keliling ini juga sesuai dengan arahan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat rakor bersama kepala daerah se-Jawa Timur.

"Takbir keliling saat malam Lebaran kami larang. Nanti kalau ketahuan, petugas akan langsung membubarkan," ucapnya saat Apel gelar pasukan pengamanan malam takbiran di Halaman Balaikota Malang, Rabu (12/5/2021).

Saat pelarangan takbir keliling nanti, Forkopimda Kota Malang juga akan melakukan patroli keliling saat malam takbiran.

Patroli tersebut akan melibatkan 300 personel gabungan dari TNI-POLRI, Satpol PP, Dishub Kota Malang, BPBD Kota Malang, Dinas Kesehatan Kota Malang dan segenap relawan.

"Di sejumlah ruas jalan nanti akan kami lakukan penyekatan. Untuk titik-titiknya juga opsional. Termasuk kami juga siapkan swab tes bagi masyarakat yang tidak memenuhi protokol kesehatan," ucapnya.

Selain itu, Leo juga mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai ancamannya terorisme saat malam takbiran hingga Lebaran nanti.

"Kita harus meningkatkan kewaspadaan. Karena ancaman teror bisa terjadi kapan saja dan tak mengenal waktu," lanjutnya.

Selain itu, untuk salat ied di Kota Malang tetap diperbolehkan asalkan harus memenuhi standar protokol kesehatan yang ada.

Leo juga mengimbau masyarakat agar lebih baik melaksanakan Salat Ied di rumah.

"Salat Ied tetap boleh dilaksanakan. Asalkan prokes harus jalan dan adanya pembatasan jamaah hingga 50 persen, baik itu di masjid, musala ataupun lapangan," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved