Breaking News:

Lebaran 2021

PT KAI Daop 8 Klaim jumlah Penumpang KA Masih Sepi, Sejak 6 Mei Ada 648 Calon Penumpang Nakal

Jumlah penumpang Kereta Api terhitung mulai 6 Mei 2021sampai hari mencapai angka 8987 penumpang, 648 orang tidak memenuhi persyaratan

Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/M Rifky Edgar
ILUSTRASI - PT KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan Stasiun Malang sisi timur hanya untuk perjalanan kereta api jarak jauh 

Penulis : Febrianto Ramadani , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MALANG - Sebanyak 648 penumpang Kereta Api di stasiun wilayah Daop 8 diketahui tidak memenuhi persyaratan bepergian jauh sejak diberlakukan larangan mudik dari Kamis (6/5/2021) hingga kini.

Sedangkan jumlah penumpang Kereta Api terhitung mulai 6 Mei 2021sampai hari mencapai angka 8987 penumpang.

Luqman Arif, Manajer Humas Daop 8, mengatakan, situasi di stasiun saat ini masih sepi.

Selama masa larangan mudik, hanya ada 10 kereta api non mudik yang beroperasi untuk kepentingan mendesak atau khusus, bukan untuk mudik.

"Yaitu Kereta Api Maharani tujuan Semarang, Kereta Api Argo Anggrek tujuan Gambir, Probowangi tujuan Banyuwangi, Pasundan tujuan Bandung, Argo Wilis tujuan Bandung, Sri Tanjung tujuan Banyuwangi, Sri Tanjung tujuan Yogyakarta, Bima tujuan Gambir, Tawang Alun Malang Banyuwangi, dan Gajayana Malang Gambir," ujarnya, dalam keterangan pers, Jumat (14/5/2021).

Luqman menambahkan, penumpang yang boleh melakukan perjalanan naik kereta api pada 6 sampai 17 Mei antara lain untuk urusan kerja atau dinas, anggota keluarga sakit atau meninggal, serta ibu hamil akan melahirkan didampingi 1 pendamping.

Selain persyaratan surat izin perjalanan tertulis, para pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan non mudik juga tetap diharuskan menunjukkan hasil negatif RT-PCR atau Rapid Test Antigen atau pemeriksaan GeNose C19.

Hasil tes itu sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 24 jam sebelum jadwal keberangkatan KA.

Petugas akan melakukan verifikasi berkas-berkas persyaratan saat boarding di stasiun.

Jika ditemukan calon penumpang yang berkasnya tidak lengkap atau tidak sesuai, maka penumpang tidak diizinkan untuk naik kereta api dan tiket akan dibatalkan.

"Kami menjamin proses verifikasi berkas-berkas syarat perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dilakukan dengan teliti, cermat, dan tegas. Karena KAI berkomitmen memberikan layanan transportasi yang sehat, nyaman serta selamat," tegas Luqman.

Luqman menambahkan, guna mencegah penyebaran Covid-19, setiap pelanggan KA wajib untuk mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. 

"KAI secara konsisten menerapkan disiplin protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat di stasiun maupun selama dalam perjalanan serta mendukung upaya pemerintah dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19," pungkas Luqman.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved