Breaking News:

Berita Malang

Sudah 845 Orang yang Naik Kereta Api dari Stasiun Malang Selama 6-15 Mei 2021

Jumlah penumpang di Stasiun Malang pada masa peniadaan mudik periode tanggal 6 Mei 2021 sampai dengan 15 Mei 2021 ternyata mencapai ratusan orang

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Stasiun Malang Baru yang berada di sisi Timur stasiun Kota Malang yang lama 

Penulis Kukuh Kurniawan, Editor Adrianus Adhi

SURYAMALANG.com, MALANG - Jumlah penumpang di Stasiun Malang pada masa peniadaan mudik periode tanggal 6 Mei 2021 sampai dengan 15 Mei 2021 ternyata mencapai ratusan orang.

"Untuk keberangkatan Stasiun Malang, terdapat 2 KA jarak jauh yang beroperasi pada periode tanggal 6 Mei 2021 sampai dengan 15 Mei 2021.

Dengan total penumpang sekitar 900 orang, dengan rincian penumpang yang lolos sebanyak 845 orang, dan yang tidak lolos sebanyak 55 orang.

Penumpang yang tidak lolos tersebut, rata-rata tidak membawa surat izin," ujar Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif kepada SURYAMALANG.com pada Sabtu (15/5/2021)

Perlu diketahui, ada dua KA jarak jauh yang beroperasi di Stasiun Malang pada masa peniadaan mudik Lebaran tanggal 6 Mei 2021 sampai dengan 17 Mei 2021, yaitu KA Jarak Jauh Gajayana relasi Malang-Gambir dan KA Jarak Jauh Tawang Alun relasi Malang-Banyuwangi.

Sementara itu dalam kesempatan tersebut, dirinya juga menjelaskan bahwa pelayanan pemeriksaan rapid test antigen dan GeNose C19 bagi penumpang KA jarak jauh telah berpindah lokasi.

Dari yang awalnya berada di Stasiun Malang sisi barat, kini pindah ke Stasiun Malang Baru sisi timur.

"Pelayanan pemeriksaan rapid test antigen dan GeNose C19, kami pindahkan dalam rangka peningkatan pelayanan kepada pelanggan kereta api.

Di mana Stasiun Malang Baru sisi timur ini melayani KA jarak jauh, sehingga pelanggan dapat memenuhi persyaratan perjalanannya dengan mudah," jelasnya.

Layanan rapid test antigen dan GeNose C19 di Stasiun Malang Baru sisi timur, tersedia mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 16.00 WIB.

Dengan biaya Rp 85 ribu untuk rapid test antigen dan Rp 30 ribu untuk GeNose C19.

"Kami imbau kepada pelanggan yang akan menggunakan layanan rapid test antigen dan Genose C19, agar melakukan pemeriksaan tidak mepet dengan jadwal keberangkatan kereta.

Petugas akan melakukan verifikasi berkas-berkas persyaratan saat boarding di stasiun.

Apabila ditemukan calon penumpang yang berkasnya tidak lengkap atau tidak sesuai, maka tidak diizinkan untuk naik kereta api dan tiket akan dibatalkan," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved