Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

Update Bentrokan Kelompok Perguruan Silat Vs Penjaga Ruko di Surabaya, 7 Orang Jadi Tersangka

Polrestabes Surabaya menetapkan tujuh orang sebagai tersangka terkait kasus bentrokan kelompok perguruan silat dan penjaga ruko di Jalan Buntaran

Polrestabes Surabaya
Bentrokan kelompok perguruan silat dengan petugas keamanan ruko di Jalan Buntaran, Surabaya, Senin (10/5/2021) dini hari. 

Laporan : FIRMAN RACHMANUDIN/FIR

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Satreskrim Polrestabes Surabaya menetapkan tujuh orang sebagai tersangka terkait kasus bentrokan kelompok perguruan silat dan penjaga ruko di Jalan Buntaran, Surabaya, Senin (10/5/2021) dini hari lalu.

Kholil menjadi tersangka pembacokan terhadap Jarum dan Didik Prasetyo.

Tiga anggota perguruan pencak silat menjadi tersangka kasus pengerusakan ruko, yaitu M Nur Azuri alias Ceng (28), MAP (17), dan AR (17). 

"Mereka terkait kasus pengerusakan. Ada yang melempar batu dan merusak toko," ujar AKBP Oki Ahadian, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (12/5/2021).

Selain menjadi tersangka kasus penganiayaan, Kholil juga menjadi korban pegeroyoka tiga anggota perguruan pencak silat, yaitu Kukuh Tandane (23), Andy Kurniawan alias Cipok (19), dan Joni Irawan (19).

Polisi menetapkan tiga orang tersebut sebagai tersangka kasus pengeroyokan. 

"Kami masih dalami lagi. Kemungkinan ada tersangka lain.," tegasnya.

Sebelum membacok Jarum dan Didik, Kholil dikeroyok oleh teman korban.

Mereka tidak terima karena diusir oleh Malik saat pesta minuman keras (miras) di depan ruko. 

Mereka kembali mencari Malik, namun tidak ditemukan, dan Kholil menjadi sasaran. 

"Akhirnya Kholil mengambil sajam dan menyabetkan ke Jarum dan Didik," terangnya.

Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved