Berita Kediri Hari Ini
UPDATE Dugaan Telur Palsu di Kediri, 2 Emak-Emak Pengunggah Video di Medsos Minta Maaf
Dua perempuan Kediri pengunggah video dugaan telur palsu di media sosial (medsos) yang sempat viral akhirnya meminta maaf kepada masyarakat.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Dyan Rekohadi
Penulis : Didik Mashudi , Editor : Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Kelanjutan dugaan telur palsu di kediri yang sempat viral karena video yang beredar akhirnya berujung pada permintaan maaf oleh 2 emak-emak pembuat danpengunggah video.
Dua perempuan Kediri pengunggah video dugaan telur palsu di media sosial (medsos) yang sempat viral akhirnya meminta maaf kepada masyarakat.
Kedua perempuan itu, Linda Agustini dan Ani Mulyaningati dalam rekaman video yang diterima awak media menyampaikan permintaan maaf berkaitan dengan beredarnya video yang diduga tidak asli atau palsu.
Rekaman video Linda dan Ani disebarkan oleh Kasat Reskrim Polres Kediri Kota Iptu Girindra Wardhana, Selasa (18/5/2021).
Dalam penjelasan, Linda Agustini selaku orang awam mengaku sempat panik karena setelah melihat kondisi telurnya berbentuk tidak seperti telur pada biasanya.
"Mungkin ada ucap atau kalimat yang salah ngomong tentang telur palsu. Ternyata setelah kami konfirmasi ke dinas terkait ternyata alhamdulillah telurnya asli keluar dari ayam," jelas Linda Agustini dalam vidio yang dibuat Senin (17/5/2021) sore.
Linda menyebutkan kondisi telur berubah diduga karena dimasukkan ke dalam kulkas dengan suhu yang dingin.
"Sekali lagi saya mohon maaf," ungkapnya.
Linda Agustini merupakan warga Lingkungan Ngadisimo, Kelurahan Ngadirejo, Kota Kediri sebelumnya sempat curiga telur ayam yang dibeli dari penjual telur pinggir jalan di Desa Doko, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.
Telur ayam yang dibeli sebanyak 1 kg pada Rabu 12 Mei. Setelah pulang, telur kemudian dimasukkan ke dalam kulkas.
Selanjutnya pada Minggu (16/5/2021), telur akan dimasak untuk menu sarapan.
Namun saat akan digoreng, telur sulit dipecah dan dibuka dengan menggunakan pisau.
Linda sempat kaget karena kondisi dalam telur membeku atau menggumpal.
Selain itu kulit arinya terasa lebih tebal seperti tisu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/minta-maaf-telur-palsu.jpg)