Breaking News:

Efek Emosi Sesaat Pria Todong Kurir Pakai Pedang, Terancam 12 Tahun Penjara, Harga Barang Rp 85 Ribu

Efek emosi sesaat pria todong kurir pakai pedang, terancam 12 tahun penjara, terungkap harga barang Rp 85 ribu

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Dyan Rekohadi
Suryamalang.com/Instagram @lambe_turah/Youtube Tribunnews.com
Video viral pria mengancam kurir pakai pedang samurai (kanan) dan saat diamankan polisi (kiri) 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Setelah viral mengancam kurir pakai pedang, pria berinisial MDS terancam 12 tahun penjara.

MDS yang tinggal di Parung Beunying, Jalan Musyawarah, Kelurahan Serua, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), diamankan polisi setelah video-nya viral. 

Pria 43 tahun tersebut emosi setelah melihat isi paket yang dikirim oleh kurir kosong. 

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Jun Nurhaida, mengatakan, MDS dikenakan pasal dari Undang-Undang darurat.

"Terlapor dijerat dengan pasal 368 (1) subsuder pasal 2 (1) Undang-Undang darurat nomor 12 tahun 1951, dengan modus mengancam dengan sebilah samurai atau senjata tajam," ujar Jun saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Rabu (26/5/2021) artikel 'Pria yang Ancam Kurir COD Pakai Pedang Samurai Ditangkap Polisi, Terancam 12 Tahun Penjara'.

Siang Malam Main Game Online, Siswi SMP Diduga Kecanduan dan Meninggal, Sakit & Lupa Diri Sendiri

Felicia Tissue Ceritakan Detik-detik Kaesang Pangarep Menghilang, Nama Jokowi & Iriana Ikut Disebut

Info Mudik Malang Kamis 27 Mei 2021: Jadwal Penyekatan Sampai 31 Mei, Pemudik Harus Siap Putar Balik

Pria penerima paket yang marah kepada kurir di Ciputat Tangerang karena isinya kosong
Pria penerima paket yang marah kepada kurir di Ciputat Tangerang karena isinya kosong (Istimewa via TribunStyle.com)

Aksi todong pedang itu dilakukan MDS kepada seorang kurir.

Jun menjelaskan, pertikaian antara pembeli dan kurir itu bermula saat MDS membeli jam tangan yang dilihatnya di Facebook seharga Rp 85 ribu secara online.

Setelah menunggu dua hari, datanglah si kurir membawa paket yang dinanti, transaksi di tempat alias cash on delivery (COD) terjadi.

Namun, setelah MDS membayar dan membuka paketnya, ternyata kardus paket itu kosong dan tidak ada jam tangan seperti yang dilihatnya di Facebook.

"Barang pesanan terlapor datang yang diantar oleh kurir (korban), dan terlapor membayar uang senilai Rp 85.000 pada kurir."

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved