Breaking News:

Travelling

Kisah Masjid-masjid yang Dibangun Sunan Ampel di Surabaya, Diawali dari Masjid di Kembang Kuning

Raden Muhammad Ali Rahmatulloh alias Sunan Ampel membangun Masjid Jami Peneleh di Surabaya pada tahun 1421.

Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Wiwit Purwanto
Masjid Jami Peneleh yang dibangun Raden Muhammad Ali Rahmatulloh alias Sunan Ampel di Surabaya pada tahun 1421. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Raden Muhammad Ali Rahmatulloh alias Sunan Ampel membangun Masjid Jami Peneleh di Surabaya pada tahun 1421.

"Masjid ini lebih tua dari Masjid Sunan Ampel di Ampel Denta," kata Kuncarsono Prasetyo, pemerhati sejarah Surabaya kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu 29/5/2021).

Sekilas masjid seluas 950 meter persegi ini mirip perahu terbalik.

Masjid ini termasuk karya seni arsitektur yang cukup menarik dari era Kerajaan Majapahit.

Pemerintah Belanda sempat merenovasi masjid ini tanpa mengubah struktur aslinya pada tahun 1800-an.

Bagian masjid ini sangat lapang dan megah.

Ada 10 tiang dan atap jati menjulang tinggi.

Juga ada nama empat sahabat Rasul di langit-langit masjid, yaitu Abu Bakar, Umar bin Khatab, Utsman ibn affan, dan Ali bin Abi Thalib.

"Masjid ini termasuk masjid tertua di Surabaya sekaligus bagian dari perjalanan perkembangan Islam di tanah Jawa," katanya.

Sebelumnya, Sunan Ampel lebih dahulu mendirikan masjid di Kembang Kuning Surabaya, kemudian mendirikan Masjid di Peneleh, dan terakhir membangun masjid di Ampel.

"Sebelum ke Ampel, Raden Rahmatullah ke sini dulu. Beliau tahu ada komunitas muslim dan komunitas Hindu di sini. Mereka hidup berdampingan dan rukun," jelasnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved