Breaking News:

Travelling

Penampakan Gua Butha Bondowoso, Gua Peninggalan Abad 13 yang Punya Mata Air Abadi

Gua Butha berada di cerukan tebing dengan kemiringan 70 derajat di Desa Jireg Mas, Kecamatan Cermee, Bondowoso.

Tim Ijen Geopark
Gua Butha berada di cerukan tebing dengan kemiringan 70 derajat di Desa Jireg Mas, Kecamatan Cermee, Bondowoso. 

SURYAMALANG.COM, BONDOWOSO - Gua Butha berada di cerukan tebing dengan kemiringan 70 derajat di Desa Jireg Mas, Kecamatan Cermee, Bondowoso.

Jarak tempuh dari pusat kota menuju Gua Butha Cermee sekitar 45 KM.

Kasi Sejarah dan Kepurbakalaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Bondowosk, Hery Kusdariyanto mengatakan Gua Butha merupakan peninggalan agama Buddha.

Ada relief Buddha, bunga teratai sebagai lambang keabadian, dan cerita tentang kehidupan manusia di sekitar Gua Butha.

Juga ada relief hewan seperti kera, sapi, dan kerbau.

Relief kala (raksasa) dengan sorot mata tajam, kuku mencengkram, dan bertaring juga menghias di sekitar gua.

Relief kala tersebut memiliki ukuran kepala memiliki lebar 134,5 cm, dan tinggi 160 cm.

Ukuran mulut gua setinggi 3 meter dan lebar 5 meter.

"Berdasar catatan peneliti Belanda, gua tersebut peninggalan abad 13," kata Hery kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (29/5/2021).

Dulu Gua Butha digunakan sebagai tempat pertapaan para bhikku atau biksu.

Halaman
12
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved