Sisa Kuota Pendakian Gunung Semeru Sampai Akhir Juni 2021, Di Atas Tanggal 20 Masih Banyak
Sisa kuota pendakian Gunung Semeru sampai akhir Juni 2021, 7-9 penuh, di atas tanggal 20 masih banyak
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM, MALANG - Berikut update sisa kuota pendakian Gunung Semeru sampai akhir Juni 2021.
Dari sisa kuota pendakian Gunung Semeru terbaru, rata-rata kuota di atas tanggal 20 Juni masih banyak namun tanggal 7 sampai 9 Juni sudah penuh.
Seperti diketahui, kuota pendakian Gunung Semeru sejak bulan Mei lalu ditetapkan oleh TNBTS sebanyak 300 orang per hari.
Kapasitas 300 orang itu dibagi dengan perhitungan 130 orang untuk kuota pendakian reguler dan 170 orang untuk pendakian reschadule per hari.
Melansir situs resmi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), berikut sisa kuota pendakian Gunung Semeru sampai akhir Juni 2021:
Kamis 10 Juni 2021: 58 orang
Jumat 11 Juni 2021: 39 orang
Sabtu 12 Juni 2021: 20 orang
Minggu 13 Juni 2021: 127 orang
Senin 14 Juni 2021: 132 orang
Selasa 15 Juni 2021: 160 orang
Rabu 16 Juni 2021: 167 orang
Kamis 17 Juni 2021: 133 orang
Jumat 18 Juni 2021: 126 orang
Sabtu 19 Juni 2021: 58 orang
Minggu 20 Juni 2021: 157 orang
Senin 21 Juni 2021: 134 orang
Selasa 22 Juni 2021: 122 orang
Rabu 23 Juni 2021: 170 orang
Kamis 24 Juni 2021: 138 orang
Jumat 25 Juni 2021: 118 orang
Sabtu 26 Juni 2021: 104 orang
Minggu 27 Juni 2021: 170 orang
Senin 28 Juni 2021: 140 orang
Selasa 29 Juni 2021: 166 orang
Rabu 30 Juni 2021: 154 orang
Catatan: update data di atas merupakan pantauan terakhir Senin, (7/6/2021) pukul 15.45 WIB dan kuota dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan sistem booking baru yang masuk.
- Fokus Lestarikan Elang Jawa
Terlepas dari kuota pendakiaan, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) saat ini tengah fokus melestarikan Elang Jawa sejak tahun 2012.
TNBTS memantau sejumlah titik yang kerap dijumpai Elang Jawa.
Karena keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) dan peralatan untuk pengamatan dan monitoring, pendataan Elang Jawa kurang begitu maksimal.
TNBTS mulai menyediakan peralatan mulai tahun 2017, dan melibatkan warga untuk pelestarian Elang Jawa.
"Memang waktu itu kami tertinggal dari taman nasional lain. Pemantauan Elang Jawa menjadi maksimal sejak kami mengajak komunitas dan an membeli peralatan, seperti kamera," ucap Toni Artaka, Pengendali Ekosistem Hutan TNBTS kepada SURYAMALANG.COM, Senin (7/6/2021).
• 6 Warga Tulungagung Terindikasi Tertular Antraks, Diketahui dari Kematian Sapi
Baca juga: Penampakan Makhluk Aneh Berjalan Tegak Seperti Manusia Bikin Heboh, Warga Sumbar Sebut Baunya Busuk

Berdasarkan catatan TNBTS sejak 2017-2021, total ada 27 Elang Jawa dari individu yang berbeda di TNBTS.
Jumlah tersebut menunjukkan adanya kenaikan populasi dari Elang Jawa.
Elang Jawa kerap ditemui di lereng barat dan lereng timur Gunung Semeru.
Namun, jumlah tersebut masih bisa bertambah, karena masih ada area yang belum termonitoring oleh petugas.
"Kabar ini harus kami informasikan. Karena selama ini kita hanya menyembunyikan. Kalau sampai hilang jadi kami yang salah. Tapi kalau saya kasih tahu ke masyarakat, jadi kita semua yang salah," ucapnya.
Toni mengatakan, dengan termonitornya Elang Jawa tersebut menjadi bukti, bahwa ekosistem hutan yang ada di TNBTS masih terjaga.
• Info Pendakian Semeru Terbaru: 4 Berkas yang Wajib Dibawa, Batas Akhir Reschedule & Kuota Juni 2021
• Syarat Booking Online Gunung Semeru, 8 Hal yang Wajib Diketahui Termasuk Waktu Check In & Check Out

Hal ini berbanding terbalik dengan populasi burung Cucak Ijo, burung Manyar dan burung Gelatik di TNBTS.
Selama melakukan pengamatan di dalam hutan, pihaknya hanya sesekali saja dapat bertemu dengan ketiga jenis burung tersebut.
Hal tersebut menjadi catatan Toni selama mengamati ekosistem yang ada di hutan kawasan TNBTS.
"Seperti Cucak Ijo itu di hutan kita jarang sekali menemukannya. Tapi di pasar burung malah banyak. Karena masyarakat banyak yang berburu itu. Mereka lebih memilih cara yang instan," tandasnya.
Reporter: M Rifky Edgar/ Penulis: Sarah Elnyora/ SURYAMALANG.COM.
Ikuti berita kuota pendakian Gunung Semeru, info pendakian Semeru terbaru, info pendakian Semeru, pendakian Gunung Semeru dan Gunung Semeru lainnya