Breaking News
Selasa, 14 April 2026

Info Pendakian Gunung Semeru: Time Limit Booking Online dan 5 Penyebab Transaksi Pembayaran Gagal

Simak info pendakian Gunung Semeru: time limit booking online dan 5 penyebab transaksi pembayaran gagal

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Eko Darmoko
Canva.com
Gunung Semeru, Puncak Tertinggi Jawa: Info pendakian Gunung Semeru dan booking online 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Berikut info pendakian Gunung Semeru tentang time limit yang perlu diperhatikan calon pendaki setelah melakukan booking online. 

Time limit atau batas waktu akan muncul setelah calon pendaki melakukan booking online Gunung Semeru di situs resmi TNBS. 

Diketahui, pendaftaran pendakian Gunung Semeru dilakukan online di bookingsemeru.bromotenggersemeru.org. 

Setelah membuka website tersebut, calon pendaki bisa langsung membuka menu "Booking Sekarang Juga" untuk kemudian melakukan booking. 

Setelah itu, calon pendaki akan diminta membaca SOP pendakian Semeru, lalu diarahkan untuk mengisi daftar check list yang muncul dan kemudian mengisi tanggal keberangkatan sesuai kuota yang tersedia. 

Selanjutnya, calon pendaki bisa mulai mengisi data ketua serta data anggota. 

Nah, setelah booking, ada time limit yang perlu diperhatikan calon pendaki sebagai batas akhir pembayaran. 

'Apabila tidak dilakukan pembayaran selama 5 jam dari waktu pendaftaran/booking maka akan tertolak atau hangus' seperti dikuti dari laman resmi TNBTS Rabu, (10/6/2021). 

Ilustrasi pendaki, sisa kuota pendakian Gunung Semeru sampai akhir Juni 2021
Ilustrasi pendaki, sisa kuota pendakian Gunung Semeru sampai akhir Juni 2021 (Canva.com)

Sedangkan untuk pembayaran, TNBTS menyediakan 6 akun bank yang bisa dipakai antara lain sebagai berikut:

1. Virtual Account BRI Syariah dengan ATM BRIS
2. Virtual Account melalui Mesin ATM Jaringan Prima/Bersama (Kartu ATM/Rekening Bank Lain)
3. Melalui Mobile Banking BRIS
4. Melalui Bank BRI
5. Melalui Bank Mandiri
6. Melalui Bank BCA

Lebih lanjut apabila ada masalah saat pembayaran seperti transaksi gagal, TNBTS juga memberi beberapa arahan.

Ada 5 kemungkinan yang umum terjadi apabila transaksi pembayaran gagal atau tidak berhasil seperti berikut ini:

1. User/pengunjung salah memasukkan No Virtual Account
2. User/pengunjung salah memasukkan Nominal (bisa terlalu besar atau terlalu kecil)
3. User/pengunjung salah dalam mengikuti alur pembayaran, baik melalui ATM, Internet/Mobile/SMS Banking
4. Waktu sesi habis
5. Jaringan Bank sedang bermasalah (bisa dari bank yang digunakan pengunjung atau bank tujuan).

Setelah melakukan pembayaran, ketua kelompok akan menerima sms dan email bukti pembayaran.

Jangan lupa, simpan sms pembayaran karena akan digunakan sebagai bukti pembayaran pada saat di lapangan

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved