Kamis, 16 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Direktur Baru Nanti Diharapkan Bisa Membuat Polinema Lebih Melesat

Tahapan Pemilihan Direktur Politeknik Negeri Malang (Polinema) periode 2021-2025 sedang berlangsung.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: isy
Polinema
Nomor urut bakal calon direktur Politeknik Negeri Malang (Polinema) periode 2021-2025 dari hasil pengundian nomer, Kamis (24/6/2021). 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Sylvianita Widyawati
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Tahapan Pemilihan Direktur Politeknik Negeri Malang (Polinema) periode 2021-2025 sedang berlangsung.

Ada empat pendaftar yang memenuhi syarat administrasi dari enam pendaftar.

Pada Kamis (24/6/2021), panitia telah melakukan pengundian nomer urut bakal calon direktur. 

"Pendaftar yang memenuhi syarat administrasi yaitu minimal S2. Misalkan dosen, minimal harus kajur. Semua pendaftar dari internal Polinema," jelas Dr Ir Tundung Subali MT pada suryamalang.com, Kamis (24/6/2021).

Hasil dari pengundian nomer balon direktur Polinema adalah nomer 01 Supriatna Adhisuwignyo ST MT (Pembantu Direktur 1).

Nomer 02 Dr drs Halid Hasan MSRAT HRM (Pembantu Direktur II).

Nomer urut 03 adalah Dr Sumardi ST MT (Kajur Teknik Sipil) dan nomer 04 adalah drs Yoni Dwi Pribadi MAB (Kajur Administrasi Bisnis).

Menurut Tundung, ia berharap profil Direktur Polinema kedepan yang bisa membawa pendidikan tinggi vokasi ini makin melesat.

"Kalau bisa melanjutkan kebijakan direktur sebelumnya sehingga berkesinambungan. Yang kurang baik boleh tidak dilanjutkan. Tujuannya agar tidak menghambat pertumbuhan Polinema," harapnya.

Dari sisi sarpras juga peminat ke Polinema sangat tinggi meski baru bisa merekrut mahasiswa tiap tahun sekitar 3800.

Maka direktur ke depan harus bisa membawa Polinema melompat lebih jauh.

Setelah pengundian nomer urut, nanti pada Kamis, 1 Juli 2021, akan ada agenda paparan visi misi bakal calon dalam rapat senat terbuka.

Senat selanjutnya akan melakukan penyaringan dan pengumumkannya.

Dalam pemilihan direktur nanti, selain suara dari senat sebanyak 65 persen, juga ada 35 persen suara dari Mendikbud Ristek.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved