Berita Malang Hari Ini
PPKM Darurat Kabupaten Malang Mampu Turunkan Mobilitas Masyarakat.
Penerapan PPKM Darurat Kabupaten Malang mampu menurunkan mobilitas masyarakat.
Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Zainuddin
Reporter: Erwin Wicaksno
SURYAMALANG.COM, MALANG - PPKM Darurat Kabupaten Malang mampu menurunkan mobilitas masyarakat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat menilai masyarakat semakin sadar menerapkan protokol kesehatan saat PPKM Darurat.
Menurut Wahyu, sikap disiplin protokol kesehatan setidaknya mencegah bahaya virus corona varian Delta.
"Percepatan virus ini lebih cepat. Upaya yang kami lakukan itu mulai terlihat dampaknya, terutama dalam mobilitas," ujar Wahyu kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (11/7/2021).
Wahyu belum bisa menerangkan secara gamblang efektivitas PPKM Darurat terhadap penurunan lonjakan penderita Covid-19.
Dia menilai penurunan kasus akibat Covid-19 akan terlihat satu hingga dua pekan nanti.
"Dampak dari PPKM Darurat tidak terlihat sekarang, bisa jadi saat PPKM selanjutnya."
"Sekarang sudah mulai berkurang. Mungkin bisa dirasakan dampak tersebut sepekan atau dua pekan lagi," jelasnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo menersngkan PPKM mikro yang diterapkan sebelum PPKM Darurat efektif menstabilkan bed occupation rate atau BOR.
"Sebenarnya kasus Covid-19 sudah stagnan. PPKM mikro ada efeknya terhadap bed occupation rate (BOR) sampai 50 persen. Isolasi bisa sampai 22 persen," jelasnya.
Penerapan PPKM Darurat berbarengan dengan merebaknya virus corona varian Delta menjadi tantangan tersendiri bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Malang dalam menangani kasus Covid-19.
"Adanya varian baru yang infeksinya tinggi maka merebaknya juga cepat. Itulah yang menyebabkan BOR meningkat tajam," kata Arbani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/varian-virus-corona-n439k.jpg)