Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Ada 94 Kafe dan Warung Makan di Kota Malang Ditindak Satpol PP Dalam 10 Hari PPKM Darurat

Satpol PP Kota Malang tak henti-hentinya melakukan razia penyisiran pelanggar aturan PPKM Darurat hingga tanggal 20 Juli 2021 nanti.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dyan Rekohadi
TribunJatim/ Kukuh Kurniawan
Satpol PP Kota Malang saat memasang stiker penyegelan di salah satu kafe yang melanggar aturan PPKM Darurat, Rabu (7/7/2021) malam. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Satpol PP Kota Malang telah menindak 94 kafe, PKL, warung makan dan tempat usaha yang melanggar aturan PPKM Darurat.

Jumlah pelanggar itu merupakan total penindakan selama 10 hari pelaksanaan PPKM Darurat.

Kepala Seksi Operasi dan Penindakan Satpol PP Kota Malang Antonio Viera membenarkan hal tersebut.

Dari 94 penindakan yang telah kami lakukan, sebanyak 41 tempat usaha mendapatkan BAP (Berita Acara Pemeriksaan) teguran tertulis.

Lalu ada 46 tempat usaha menuliskan surat pernyataan, dan 7 tempat usaha lainnya dilakukan BAP segel.

Ia menjelaskan, bahwa penindakan tersebut dilakukan di hampir semua wilayah Kota Malang.

"Tempatnya banyak ya, di daerah Sigura-gura, Blimbing, Kedungkandang, Sukun dan beberapa daerah lain," tambah Antonio, Selasa (13/7/2021).

Antonio menuturkan, tahapan penindakan pelanggaran diawali dengan memberikan surat pernyataan terhadap tempat usaha yang melanggar ketentuan.

Bila tempat usaha masih melanggar, pihaknya akan memberikan teguran tertulis. 

"Kalau masih melanggar lagi, kami lakukan penyegelan atau penyitaan barang. Apabila tetap masih membandel, langsung ditutup atau dicabut izinnya," jelasnya.

Pelanggaran yang jamak terjadi adalah para pelaku usaha masih beroperasi di atas pukul 20.00 WIB.

Lalu ada juga yang tetap menerima dine in (makan di tempat) dan membuat kerumunan di dalam kafe.

"Yang paling banyak melanggar itu biasanya warung-warung kecil seperti angkringan itu. Kami beri surat pernyataan saja. Tapi jika terus melanggar juga, akan kami lakukan penindakan," terangnya

Anton menambahkan, Satpol PP Kota Malang tak henti-hentinya melakukan razia penyisiran pelanggar aturan PPKM Darurat hingga tanggal 20 Juli 2021 nanti.

"Kami siap razia pagi, siang dan malam. Karena situasinya saat ini memang darurat. Oleh karena itu, kami imbau kepada masyarakat untuk sama-sama bersabar dan mematuhi peraturan yang telah Pemkot Malang tetapkan," pungkasnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved