Hukum Puasa Dzulhijjah Jika Lupa Membaca Niat Hingga di Siang Hari, Lengkap Bacaan dan Jadwalnya

Inilah hukum lupa membaca niat puasa Dzulhijjah saat sahur hingga di siang hari. Lengkap jadwal puasa Dzulhijjah, Arafah, dan Tarwiyah dan bacaannya.

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Eko Darmoko
Suryamalang.com/Canva.com
Ilustrasi wanita muslim berhijab, dalam artikel hukum lupa membaca niat puasa Dzulhijjah saat sahur 

SURYAMALANG.COM - Inilah hukum lupa membaca niat puasa Dzulhijjah saat sahur hingga di siang hari.

Anda juga dapat menyimak jadwal puasa Dzulhijjah, Arafah, dan Tarwiyah lengkap dengan bacaannya di akhir ulasan.

Seperti diketahui umat muslim dianjurkan puasa selama 10 hari sebelum waktu penyembelihan Qurban atau perayaan Idul Adha tiba. 

Tiga puasa sunah sebelum Idul Adha itu antara lain puasa Dzulhijjah, puasa Tarwiyah dan puasa Arafah.

Baca juga: 8 Amalan Sunnah yang Dianjurkan Sebelum dan Sesudah Idul Adha 2021, Lengkap dengan Keutamaannya

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan awal bulan Dzulhijjah 1442 H.

Menurut PP Muhammadiyah, 1 Dzulhijjah 1442 H jatuh pada Minggu Pon, 11 Juli 2021.

Ijtimak jelang Zulhijah 1442 H terjadi pada Sabtu Pahing, 10 Juli 2021 pukul 08.19.35 WIB.

Dengan demikian, Idul Adha 2021 jatuh pada Selasa, 20 Juli 2021 karena bertepatan dengan 10 Zulhijah 1442 H.

Hari ini, 14 Juli 2021 bertepatan dengan 4 Dzulhijjah 2021.

Umat Islam yang ingin melaksanakan Puasa Dzulhijjah tapi lupa membaca niat pada malam hari, boleh membaca niat setelah subuh atau pada siang hari.

Menurut Madzhab Syafi'i, hukum membaca niat puasa dzulhijjah atau puasa sunnah lain pada siang hari adalah sah, didasarkan pada hadist:

“Dari Aisyah, ummul mukminin RA, ia bercerita, ‘Suatu hari Nabi Muhammad SAW menemuiku. Ia berkata, ‘Apakah kamu memiliki sesuatu (yang dapat kumakan)?’ Kami jawab, ‘Tidak.’ ‘Kalau begitu aku puasa saja,’ kata Nabi.

Tetapi pada hari lain, Rasul pernah menemui kami. Kami katakan kepadanya, ‘Ya rasul, kami memiliki hais, makanan terbuat dari kurma dan tepung, yang dihadiahkan oleh orang.’

‘Perlihatkan kepadaku meski aku sejak pagi berpuasa,’ kata Nabi. Ia lalu memakannya,’” (HR Muslim), seperti dilansir dari Surya.co.id.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved