Breaking News:

Dalam 3 Hari Terjadi Penambahan 456 Kasus Positif Covid-19 Baru di Kabupaten Bangkalan Madura

Dalam 3 hari, yakni mulai 19 Juli hingga 21 Juli 2021, terjadi penambahan kasus positif covid-19 di kabupaten Bangkalan sebanyak 456 kasus.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/ahmad faisol
Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 secara virtual dipimpin langsung Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin bersama sejumlah menteri dan OPD dari Pendapa Agung Bangkalan dipimpin Bupati R Abdul Latif Amin Imron, Rabu (21/7/2021) 

SURYAMALANG, BANGKALAN – Dalam 3 hari, yakni mulai 19 Juli hingga 21 Juli 2021, terjadi penambahan kasus positif covid-19 di kabupaten Bangkalan sebanyak 456 kasus. Dari angka itu, sebanyak 32 kasus berakhir dengan kematian. 

Mengingat tingginya penambahan kasus, Pemkab Bangkalan mempersiapkan sedikitnya 100 ribu paket bantuan sosial (bansos)  berupa beras kepada Keluarga Penerima Manfaat (PKM) terdampak Covid-19. Bahkan paket bansos beras sudah berada koramil-koramil yang ada di Kabupaten Bangkalan.

“Kalau bansos yang melalui Kodim, sudah ada di masing-masing koramil, tinggal datanya,” ungkap Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan, Wibagio Suharta kepada Surya, Rabu (21/7/2021).

Karena itu, dari Pendapa Agung dalam Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 secara virtual yang dipimpin langsung Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin bersama sejumlah menteri dan OPD terkait yang dipimpin Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron, Wibagio mendesak kepada para pendamping agar persoalan data PKM sudah beres dalam 1-2 hari ke depan.

“Karena memang berasnya sudah ada. Teknis pendistribusiannya, kalau dari kodim melalui koramil, polres melalui polsek, dan kalau kami melalui kecamatan. Khusus bansos yang PKH dan BST yang berasnya melalui bulog akan melalui perantara atau transporter,” jelas Wibagio.

Sejumlah 100 lebih paket bansos beras itu berasal dari 20 ton beras kemasan 5 Kg dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT Maspion melalui BPBD Provinsi Jawa Timur untuk 4.000 PKM, Kementerian Sosial menggelontorkan beras kemasan 10 Kg untuk 74.837 PKM di luar PKH, BPNT, BST, dan BLT DD.

“Dari kodim melalui koramil-koramil sejumlah 20 ribu PKM dan polres melalui polsek sejumlah 11.400 PKM. Tinggal data penerimanya saja. Termasuk bantuan ke Pemda Bangkalan, ada 3.000 PKM beras kemasan 5 Kg,” pungkasnya.

Terus bertambahnya kasus baru atau penularan Covid-19 di Kabupaten Bangkalan dalam tiga hari terakhir juga diikuti semakin bertambahnya angka kasus aktif atau belum sembuh. Pada 19 Juli 2021, kasus aktif sejumlah 718 orang dengan jumlah kasus kematian baru 12 orang.

Sehari berikutnya, kasus aktif meningkat di angka 818 orang dengan kasus kematian baru sejumlah 15 orang. Sedangkan 21 Juli 2021, kasus aktif terus bertambah hingga di angka 834 orang dengan kasus kematian baru sejumlah 15 orang. Sejumlah 549 orang di antaranya menjalani isolasi mandiri, dirawat di RSUD Syamrabu Bangkalan sebanyak 211 orang, dan sisanya 74 orang dirawat di Surabaya. (edo/ahmad faisol)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved