Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Mahasiswa UMM Edukasi Pengurangan Dampak Limbah Kertas di Pagak Malang

tim mahasiswa UMM melakukan melakukan edukasi pengurangan dampak limbah kertas di Desa Gampingan, Pagak, Kabupaten Malang

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: isy
UMM
Tim PKM Pengabdian Masyarakat dari mahasiswa UMM memberikan mesin pengering limbah kertas basah pada masyarakat Desa Gampingan, Pagak, Kabupaten Malang. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Sylvianita Widyawati
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Lewat PKM bidang pengabdian masyarakat, tim mahasiswa UMM melakukan melakukan edukasi pengurangan dampak limbah kertas di Desa Gampingan, Pagak, Kabupaten Malang sejak Mei 2021 lalu.

Dikatakan Elma, salah satu anggota tim menjelaskan bahwa tumpukan sampah kertas secara terus menerus akan memberi dampak buruk pada kesehatan warga.

“Tumpukan sampah kertas hasil limbah pabrik dibiarkan menggunung di desa ini. Padahal sampah sampah kertas mengandung zat-zat berbahaya seperti kadium (Cd) serta beberapa logam berat jenis Hg dan Cu. Jika terus menerus menghirup zat-zat tersebut, maka lama kelamaan akan mengalami gangguan pernafasan,” papar  mahasiswa Prodi Ilmu Keperawatan, Rabu (21/7/2021). 

Untuk dirancang beberapa program untuk warga, yaitu mengedukasi warga Desa Gampingan terhadap bahaya penumpukan sampah.

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan secara daring.

Selain itu, mereka juga menanam beberapa tanaman lidah mertua untuk mengurangi polusi yang diakibatkan oleh sampah kertas.

Program lainnya adalah menggalakan penjualan kembali limbah sampah kertas ke pabrik-pabrik pembuat kertas.

"Selain mengurangi limbah, dengan menjual limbah sampah juga akan menambah pendapatan warga," kata Elma.

Agar cepat laku, sampah kertas dikeringkan bagi yang kondisinya basah.

Mahasiswa memberikan bantuan alat pengering sampah.

Sekali proses bisa mengeringkan 10 kg kertas basah. 

Elma, mahasiswa asal Kalimantan Barat ini berkegiatan dengan Yazid Abdullah dan Ade Noval Triawan dari Prodi Ilmu keperawatan serta Wahyudiansyah Pawallo dari Prodi Teknik Mesin.

Mereka berharap dengan edukasi ini bisa memberikan pengetahuan pada masyarakat agar lebih peduli pada kesehatannya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved