Berita Sidoarjo Hari Ini

Sidoarjo Dapat Bantuan 830 Ton Beras dari Pemerintah Pusat untuk warga Terdampak PPKM

Pemkab Sidoarjo mendapat bantuan beras sebanyak 830 ton dari pemerintah pusat.

Penulis: M Taufik | Editor: isy
m taufik/suryamalang.com
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor saat memberangkatkan beras bantuan dari pemerintah pusat untuk masyarakat Sidoarjo. 

Berita Sidoarjo Hari Ini
Reporter: M Taufik
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | SIDOARJO - Sidoarjo mendapat bantuan beras sebanyak 830 ton dari pemerintah pusat.

Ini merupakan bantuan untuk masyarakat yang terdampak pandemi covid-19, utamanya warga yang terdampak selama penerapan PPKM Darurat.

Beras sebanyak itu dibagikan kepada 83.000 keluarga penerima manfaat (KPM) di Sidoarjo.

Beras bantuan dari Kementrian Sosial sudah diberangkatkan dari Bulog, siap disalurkan ke masyarakat, Kamis (22/7/2021).

Kepala Bulog Sub Divre Buduran Sidoarjo M Nur Juliansyah Rahman mengatakan penyaluran bantuan paket beras di Sidoarjo akan dilakukan secara bertahap.

Kali ini dilakukan di Kelurahan Urangagung Kecamatan Sidoarjo, kemudian ke wilayah lain.

Bagi 83.000 KPM, dalam program ini masing-masing memperoleh paket 10 kilogram beras.

Data penerima KPM sendiri diperoleh dari Bulog pusat yang berasal dari data Kemensos RI.

"Ini penyalurannya kepada KPM PKH dan KPM BST (Bantuan Sosial Tunai), data by name by address nya sudah ada,"ucapnya.

M Nur Juliansyah Rahman juga mengatakan stok kebutuhan beras di Bulog tempatnya masih aman.

Masih tersimpan 41 ribu ton beras.

Meski begitu penyerapan beras bagi kebutuhan masyarakat masih terus dilakukan.

"Inshaalloh stok kita siap, kita hari ini di Buduran masih tersimpan sekitar 41 ribu ton beras, penyerapan beras sampai sekarang juga masih tetap berlanjut,"ujarnya.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor di sela pemberangkatan bantuan itu menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat terdampak Covid-19.

Hampir seluruh masyarakat merasakan dampak pandemi kali ini.

"Pemerintah Sidoarjo juga akan menambah bantuan untuk masyarakat terdampak. Telah disiapkan 100.000  paket sembako untuk masyarakat yang terdampak. Ini dari dana APBD Sidoarjo," kata Gus Muhdlor.

Bantuan itu akan direalisasikan secara bertahap.

Pada tahap pertama ada sekira 35.000 paket yang disalurkan pekan ini.

Kemudian 35.000 selanjutnya, dan seterusnya.

Pemkab Sidoarjo, masih kata dia, juga akan terus melihat perkembangan PPKM Darurat yang saat ini menjadi PPKM Level 4 bagi Sidoarjo.

Apabila ditanggal 25 Juli masih menunjukkan peningkatan grafik kasus Covid-19 maka dirinya akan kembali melakukan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

Pemkab Sidoarjo akan kembali memberikan Bansos kepada masyarakat.

Namun dirinya tidak berharap peningkatan kasus Covid-19 masih terjadi usai pelaksanaan PPKM Level 4 di Kabupaten Sidoarjo.

"Pasti saya akan tambahkan lagi, saya yakin seratus ribu paket bantuan itu belum semua mendapatkannya Karena memang banyak sekali masyarakat yang terdampak," ucapnya.

Dipastikannya masyarakat terdampak langsung Covid-19 akan mendapatkan bantuan tersebut.

Seperti warga yang sedang melakukan Isolasi Mandiri yang akan menjadi perhatian pertama untuk mendapatkan bantuan.

Kemudian menyusul tukang becak, ojek serta warung-warung kelontong.

Bantuan tersebut akan ditambahkannya sesuai kebutuhan yang ada namun juga melihat kekuatan anggaran Pemkab Sidoarjo.

Dengan bantuan tersebut diharapkan sementara waktu dapat meminimalisir dampak ekonomi masyarakat.

"Saya yakin bantuan sebanyak itu juga masih kurang, kita akan tambahkan sesuai kebutuhan serta kekuatan anggaran dari Kabupaten Sidoarjo," ucapnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved