Breaking News:

Insentif Nakes Pelayanan Covid-19 di Surabaya Selama 9 Bulan Akhirnya Cair

Para tenaga kesehatan dan tenaga penunjang yang melayani pasien covid-19 di Kota Surabaya akhirnya mendapatkan insentif untuk 9 bulan. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Walikota Surabaya, Eri Cahyadi (kiri) meninjau pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Stadion Gelora 10 November 

SURYAMALANG, SURABAYA - Para tenaga kesehatan dan tenaga penunjang yang melayani pasien covid-19 di Kota Surabaya akhirnya mendapatkan insentif untuk 9 bulan. 

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah mencairkan dana untuk periode Oktober - Desember 2020 dan Januari - Juni 2021. Dana insentif cair sejak Jumat (9/7/2021) lalu.

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara mengatakan Pemkot Surabaya menganggarkan dana insentif sekitar Rp89 miliar. Tidak menutup kemungkinan, Pemkot menambah anggaran untuk dana insentif pelayanan Covid-19 nantinya.

Pencairan insentif ditransfer ke rekening masing-masing nakes. "Silakan cek rekeningnya masing-masing. Sudah kita lunasi yang tahun 2020,” kata Febri di kantornya, Senin (26/7/2021).

Usai melunasi untuk periode Oktober-Desember 2020, Pemkot melanjutkan pembayaran intensif untuk tahun ini (Januari-Juni 2021). Di lakukan sejak Jumat (23/7/2021), paling lambat dicairkan pada Senin (26/7/2021).

Febri menjelaskan, insentif ini diberikan kepada nakes mulai dari puskesmas hingga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Mereka membanting tulang untuk melayani pasien Covid-19 di Kota Surabaya. 

"Ini diberikan untuk nakes yang melayani Covid-19,” ujar Febri.

Febri menerangkan, keterlambatan pencairan dana insentif pelayanan Covid-19 dikarenakan Pemkot Surabaya harus melakukan proses refocusing anggaran terlebih dahulu.

"Saya harap semua bisa memahami bahwa proses anggaran itu bila tidak dianggarkan sedari awal, ya tidak bisa. Sehingga harus melalui proses refocusing dan revisi anggaran,” imbuhnya.

Febri menambahkan, insentif pelayanan Covid-19 untuk nakes akan diberikan setiap bulan. Melalui insentif ini, pihaknya berharap nakes semakin semangat berjuang di garda terdepan dalam penanganan Covid-19 di Kota Pahlawan.

"Insentif ini akan diberikan setiap bulan kepada nakes. Bagaimana pun, peran nakes begitu besar,” katanya. 

Selama ini, dukungan Cak Eri kepada nakes juga dilakukan dengan cara mendatangi puskesmas dan rumah sakit. Mereka memberikan dukungan nakes untuk terus semangat. 

Bukan hanya itu, Cak Eri juga menyebarkan karangan bunga. Karangan ini bertuliskan dukungan dan support kepada para nakes itu.

“Pak Wali juga ingin menunjukkan kepada mereka, bahwa mereka tidak bekerja sendirian, tapi ada Pak Wali Kota dan jajaran pemkot yang selalu menyertai mereka. Semoga ini dapat membangkitkan kembali semangat teman-teman nakes dalam menangani pandemi Covid-19 di Kota Surabaya,” ujar Cak Eri. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved