Breaking News:

HUT Kota Kediri ke 1142

Optimisme Baru Kota Kediri sebagai Kota Pendidikan, Begini Kata Ilmuwan Hingga Ulama

Kota Kediri sudah selayaknya masuk dalam jajaran predikat Kota Pendidikan atau Kota Pelajar. 

Editor: isy
luthfi husnika/suryamalang.com
Rektor Udinus Kediri, Prof Dr Ir Edi Noersasongko, dalam acara 'Talkshow Memperkuat Kota Kediri Sebagai Service City di Tengah Pandemi' dalam rangka memperingati HUT Kota Kediri ke-1.142, Senin (26/7/2021). 

Berita Surabaya Hari Ini
Reporter: Luthfi Husnika
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | SURABAYA - Melihat perkembangan pendidikan di Kediri, banyak dari kalangan ilmuwan, budayawan hingga ulama yang menyetujui jika Kediri dijadikan sebagai kota pendidikan atau kota pelajar. 

Hal tersebut disampaikan oleh Rektor Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kota Kediri Prof Dr apt Muhamad Zainuddin.

Ia mengatakan, Kota Kediri sudah selayaknya masuk dalam jajaran predikat Kota Pendidikan atau Kota Pelajar. 

"Karena kalau kita lihat di Kediri ini segala macam jenjang pendidikan ada. Mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Ditambah lagi Kediri juga memiliki beberapa pondok pesantren yang terkenal hingga ke mancanegara," ujar Zainuddin saat menjadi pembicara talkshow dalam rangka memeringati HUT Kediri ke-1.142, Senin (26/7/2021). 

Menurut Zainuddin, kapabilitas Kota Kediri sudah memadai untuk menyandang predikat kota pendidikan.

Namun, ia mengatakan, tak hanya pendidikan formal, namun pendidikan non formal juga harus diperhatikan. 

"Untuk menjadi kota pendidikan saya rasa Kediri ini mampu. Terpenting lagi kapasitas pendidikan formal dan non formal harus dijalankan seimbang. Ini bisa jadi opttimisme baru bagi Kediri," tuturnya. 

Sejalan dengan Zainuddin, Rektor Udinus Kediri, Prof Dr Ir Edi Noersasongko, juga memiliki pendapat yang sama. 

Kemajuan sistem pendidikan di Kota Kediri menurutnya sudah tak perlu diragukan lagi.

Bahkan, sebagai Rektor kampus kesehatan yang berpusat di Jawa Tengah tersebut, Edi Noersasongko ingin terlibat langsung dalam pencanangan Kediri sebagai kota pendidikan

"Sebagai rasa hormat dan apresiasi, kami ingin memberikan beasiswa pada 25 mahasiswa Kediri untuk kuliah di Udinus. Gratis sampai lulus. Untuk kriterianya kami serahkan pada Pemkot Kediri. Siapa yang direkomendasikan kami langsung terima," jelas Edi. 

Tak hanya dari kalangan ilmuwan, KH Abdullah Kafabihi Mahrus sebagai perwakilan ulama dari Pondok Pesantren Lirboyo Kediri juga setuju dengan dua pendaat sebelumnya. 

Menurut KH Mahrus, Kediri yang memiliki banyak perguruan tinggi sudah pantas disebut sebagai kota pendidikan

"Apalagi di Kediri juga banyak pondok pesantren yang menunjang proses pendidikan. Sangat cocok juga jika disebut sebagai kota pelajar islam dengan banyaknya pondok pesantren," papar KH Mahrus.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved