Senin, 27 April 2026

Berita Banyuwangi Hari Ini

Pemkab Banyuwangi Sebut Vaksinasi Covid-19 Efektif Tekan Penularan

Vaksinasi Covid-19 di Banyuwangi dinilai cukup efektif dalam menekan angka konfirmasi positif virus tersebut.

Penulis: Haorrahman | Editor: isy
Pemkab Banyuwangi
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. 

Berita Banyuwangi Hari Ini
Reporter: Haorrahman
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | BANYUWANGI - Vaksinasi Covid-19 di Banyuwangi dinilai cukup efektif dalam menekan angka konfirmasi positif virus tersebut.

Data Dinas Kesehatan 1 Maret - 26 Juli 2021 yang dipadukan dengan basis data vaksinasi pedulilindungi.id milik pemerintah pusat menyebutkan, sebanyak 70,65 persen pasien Covid-19 di Banyuwangi belum divaksin.

Sedangkan 15,88 persen mendapat vaksin dosis 1, dan 13,47 persen telah mendapat dosis kedua.

”Kita sangat menaruh harapan terhadap program vaksinasi, karena datanya menunjukkan bahwa vaksinasi efektif dalam mengurangi potensi penularan Covid-19. Tentu ini harus memacu kita untuk mempercepat vaksinasi. Kami terus berkoordinasi agar terus mendapat tambahan alokasi vaksin dari pusat,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di kantor Satgas Covid-19 Banyuwangi, Senin (2/8/2021).

Adapun untuk pasien Covid-19 yang meninggal, sebanyak 93 persen belum divaksin, 6 persen sudah mendapat dosis 1, dan 1 persen telah mendapat dosis kedua.

Sebagian besar yang meninggal karena memiliki komorbid, seperti diabetes dan hipertensi.

Ini juga sekaligus bukti bahwa vaksinasi sangat efektif mengurangi risiko perburukan kondisi pasien.

Sementara itu, data per 31 Juli 2021, sebanyak 454.670 warga Banyuwangi telah divaksin dosis pertama, dan terus berlanjut termasuk untuk dosis dua.

Angka 454.670 warga itu setara 34 persen dari total sasaran awal 1,34 juta jiwa warga di Banyuwangi

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr Widji Lestariono, menambahkan, data yang ada menunjukkan bahwa 70,65 persen orang yang terpapar ternyata belum mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Dan 93 persen kasus kematian covid 19 terjadi pada mereka yang belum divaksin.

”Dengan percepatan vaksinasi, herd immunity terbentuk, tentu warga yang tertular bisa semakin sedikit. Dinkes Banyuwangi terus menggiatkan vaksinasi Covid-19 sesuai ketersediaan stok. Pekan ini vaksin datang lagi. Kami bahkan juga merekrut relawan kesehatan untuk membantu percepatan vaksinasi,” beber Rio, sapaan akrabnya.

Pekan ini, Dinkes Banyuwangi menerima vaksin untuk dosis 2 secara bertahap sebanyak 2.430 vial AstraZeneca dan 630 vial Sinovac. Satu vial biasanya terdiri atas 10 dosis.

Rio memaparkan, prinsip kerja vaksin Covid-19 adalah melatih sistem kekebalan (imunitas) tubuh seseorang.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved