Berita Malang Hari Ini
Wali Kota Malang, Sutiaji Ingin 100 Persen Pelajar Kota Malang Tervaksin
Wali Kota Malang Sutiaji menargetkan 100 persen pelajar di Kota Malang bisa tervaksin.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, MALANG - Wali Kota Malang Sutiaji menargetkan 100 persen pelajar di Kota Malang bisa tervaksin.
Ini dimulai dengan pelaksanaan vaksinasi 1000 pelajar di SMAN 2 Kota Malang, Rabu (4/8/2021). Untuk vaksinasi pelajar lainnya, Pemkot Malang akan bekerjasama dengan perguruan tinggi.
“Targetnya kami 100 persen siswa agar terbangun herd immunitynya," kata Sutiaji pada wartawan usai meninjau vaksinasi di SMAN 2 Kota Malang.
Hadir di acara itu Sekda Kota Malang, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Malang-Batu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang dan Kepala Dinas Kesehatan.
Dikatakan, hsil rakor bersama Menko Maves Luhut B Pandjaitan semalam juga membahas vaksinasi.
Dimana pada Agustus ini akam ada tambahan vaksin masuk. Jumlahnya 70 juta dan tambahan lagi 50 juta.
Maka akan ada 120 juta vaksin bagi warga Indonesia. Termasuk untuk warga Kota Malang dan untuk sekolah yang ada di Kota Malang.
Dikatakan, ia mendukung adanya PTM terbatas sebagai pernah dilakukan. Siswa pasti juga mengalami kejenuha.
"Sering saya sampaikan ketika orang tuanya dikurung di rumah dan tidak bisa beraktifitas, intensitas ketemu ternyata juga tidak sepenuhnya, maka kadang terjadi KDRT," jelas Walikota.
Sehingga ini akan mengganggu psikologi anak-anak.
"Sehingga kedepan saya minta mulai dibuka dikit-dikit namun tetap menggunakan protokol kesehatan yang ada” pungkasnya.
Pada saat diadakan PTM terbatas lalu juga tidak ada dampaknya. Bahkan ada nilai positifnya. Siswa bisa memberitahu orangtua bagaimana menjaga prokes dari yang dilihat di sekolah.
Selain lewat sekolah, vaksin ke pelajar juga sudah ada sebelumnya lewat pendataan RT RW dan diadakan RS di Kota Malang.
Sasaran berikutnya akan ke siswa SD-SMP usia 12 tahun ke atas.
"Mungkin kalau siswa SMP yang bisa ikut vaksinasi kelas 8 dan 9. Sedang siswa SD mungkin ada yang kelas 5-6. Harus dipilah-pilah lagi sesuai usianya untuk divaksin," kata Sutiaji.
Jumlah siswa SMP di Kota Malang ada 21.000 an. Sedang jumlah siswa SD MI sekitar 45.000. Namun jumlah siswa sesuai kriteria usia vaksin masih harus dipilah lagi.
Menurut Kadinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif, di Kota Malang ada 86 faskes. Setiap hari, faskes diberi jatah 100 dosis setiap hari mulai Senin-Kamis.
Sedang pada akhir pekan pada Sabtu-Minggu dipakai untuk kegiatan vaksinasi massal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/walikota-malang-sutiaji-menargetkan-100-persen-pelajar-kota-malang-bisa-tervaksin-semua.jpg)