Baru 3 Hari Ditangkap Polisi, Beni Tewas di Dalam Sel Tahanan Polres Ogan Komering Ilir (OKI)
Beni (45) tewas diduga akibat menjadi korban pengeroyokan di dalam sel tahanan Polres Ogan Komering Ilir (OKI).
SURYAMALANG.COM - Beni (45) tewas diduga akibat menjadi korban pengeroyokan di dalam sel tahanan Polres Ogan Komering Ilir (OKI).
Saat penangkapan, kondisi pria asal Desa Tulung Selapan Ulu, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir ini baik-baik saja tanpa ada keluhan sakit.
Dalam foto yang beredar terlihat ada luka memar hampir di sekujur tubuh korban.
JUga ada luka robek di pelipis dam luka di bawah kantung mata.
Ayah Beni, Arfan Ismail megatakan pihak keluarga tidak mengetahui kasua yang menjerat Beni.
Polisi menangkap Beni di rumah kontrakan di Petaling.
Arfan mendapat informasi bahwa Beni ditangkap terkait kasus narkoba.
"Anak saya dibawa ke Polres OKI, lalu ditahan. Tapi, polisi tidak memberi surat penahanan."
"Saat penangkapan, poliis juga tidak menunjukkan surat penangkapan," kata Arfan, Minggu (8/8/2021).
Tiga hari setelah penahanan, Arfan mendapat kabar bahwa Beni meninggal.
Petugas langsung membawa jenazah korban ke RSUD Kayuagung.
Tapi, keluarga belum mendapat hasil visum tersebut.
"Kami menduga Beni dianiaya. Saat jenazah dibuka di rumah, sekujur tubuhnya mengalami luka memar."
"Bahkan ada luka masih mengeluarkan darah di pelipis kanan," tuturnya.
"Makanya kami melaporkan kasus ini ke Propam Polda Sumsel agar kematian anak kami diusut," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ilustrasi-penjara_20160524_200021.jpg)