Berita Malang Hari Ini

Wakil Ketua DPRD Kota Malang Rimzah Sebut Suara dari Pendemo akan Jadi Masukan Dewan

Aksi demo di depan DPRD Kota Malang soal covid-19 mendapatkan sorotan dari Wakil Ketua DPRD Kota Malang, Rimzah.

rifky edgar/suryamalang.com
Wakil Ketua DPRD Kota Malang Rimzah. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Rifky Edgar
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Aksi demo di depan DPRD Kota Malang soal covid-19 mendapatkan sorotan dari Wakil Ketua DPRD Kota Malang, Rimzah.

Rimzah pun akhirnya menemui perwakilan dari pendemo yang mengatasnamakan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Malang Raya untuk audiensi.

Dari hasil audiensi itu, Rimzah akan mencatat tuntutan yang mereka sampaikan dan kemudian akan menjadi bahan kajian dari dewan.

"Ada beberapa tuntutan yang sudah kami laksanakan, ada beberapa tuntutan yang belum kami laksanakan, dan ada yang perlu kami kaji. Jadi tuntutan tadi, secara resmi kami sampaikan ke teman-teman aliansi, bahwa rilis ini akan kami rapatkan oleh DPRD kota malang, mana yang perlu disampaikan ke Pemkot maupun pemerintah pusat, akan kami godok," ucapnya.

Rimzah menambahkan, sejumlah tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa berkaitan dengan penanganan Covid-19.

Seperti vaksinasi Covid-19, kelangkaan tabung oksigen, anggaran untuk penanganan Covid-19, PPKM yang tak efektif dalam menurunkan kasus positif, hingga pemadaman lampu PJU.

Khusus untuk PJU ini Rimzah telah melakukan diskusi dengan Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika.

Melalui Rimzah, ketua dewan mengatakan bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dengan Wali Kota Malang Sutiaji agar lampu PJU jangan dimatikan.

Akan tetapi Wali Kota Malang menjawab, bahwa dengan dimatikannya lampu PJU berfungsi untuk mengurangi mobilitas warga di malam hari.

"Itu sudah disampaikan, lalu pak wali dan beberapa pihak sudah menyampaikan bahwa PJU dimatikan itu ada fungsinya, karena mengurangi mobilitas masyarakat di malam hari," ucapnya.

Terkait dengan Bansos, kata Rimzah bahwa DPRD Kota Malang terus mendorong Pemkot Malang agar terus konsisten menyalurkan bansos kepada masyarakat dan meminta bansos kepada pemerintah pusat.

"Alhamdulillah yang dari pusat sudah direspon oleh pemerintah pusat, tinggal surat rekomendasi dari dinas yang bersangkutan supaya untuk diturunkan," tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved