Gejala Mata Merah Covid-19 Saat Isolasi Mandiri, Simak Cirinya yang Sering Terjadi pada Anak-anak
Waspadai gejala mata merah yang bisa terjadi pada pasien virus corona atau Covid-19 saat melakukan isolasi mandiri.
Penulis: Frida Anjani | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM - Waspadai gejala mata merah yang bisa terjadi pada pasien virus corona atau Covid-19 saat melakukan isolasi mandiri.
Simak juga ciri-cirinya mata merah pada Covid-19 yang dilaporkan banyak terjadi kepada anak-anak.
Seperti yang diketahui, Covid-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengan berbagai gejala yang berbeda.
Hingga kini, terdapat 10 keluhan yang sudah dinyatakan sebagai gejala Covid-19 dalam situs WHO.
Gejala yang paling sering dialami adalah demam, batuk kering, dan kelelahan yang juga bisa terjadi pada peradangan yang disebabkan infeksi lainnya.
Sedangkan gejala yang bisa terjadi meski tidak sering adalah:
1. Rasa tidak nyaman dan nyeri sendi
2. Nyeri tenggorokan
3. Diare
4. Konjungtivitis (mata merah)
5. Sakit kepala
6. Hilangnya indera perasa atau penciuman
7. Ruam pada kulit, atau perubahan warna pada jari tangan atau jari kaki
Salah satu gejala yang dilaporkan sering terjadi pada anak-anak adalah konjungtivis atau mata merah.
Melansir Medical News Today via Tribun Wow, sebuah studi tahun 2020 mencatat bahwa pada 216 anak-anak yang terinfeksi Covid-19, teridentifikasi sekitar 23 persen dengan gejala konjungtivitis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/gejala-mata-merah-covid-19-saat-isolasi-mandiri-simak-cirinya-yang-sering-terjadi-pada-anak-anak.jpg)