Berita Batu Hari Ini

Tempat Wisata dan Mal Kota Batu Masih Dilarang Buka, Jatim Park Group Sebut Terancam Tutup Usaha

Tempat wisata dan perbelanjaan modern di Kota Batu masih dilarang buka karena PPKM Level 4 diperpanjang

Penulis: Benni Indo | Editor: isy
benni indo/suryamalang.com
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, menjelaskan bahwa tempat wisata dan mall masih tidak boleh beroperasi karena PPKM Level 4 diperpanjang hingga 16 Agustus 2021. 

Berita Batu Hari Ini
Reporter: Benni Indo
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | BATU - Tempat wisata dan perbelanjaan modern di Kota Batu masih dilarang buka karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 diperpanjangan hingga 16 Agustus 2021.

Kota Batu masuk kategori zona merah karena tempat tidur pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit rujukan telah penuh semuanya.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengatakan perpanjangan PPKM adalah arahan dari Pemerintah Pusat.

Pemerintah Daerah hanya melaksanakan instruksi, apalagi Kota Batu masih berstatus zona merah.

“Ternyata kita semua harus memperpanjang sabar. PPKM Level 4 ini masih dilanjutkan sedikit lagi,” kata Dewanti.

Dewanti menyadari bahwa perpanjangan PPKM sehingga tempat wisata serta perbelanjaan modern dilarang buka adalah hal yang berat.

Apalagi tempat wisata menjadi andalan sektor perekonomian Kota Batu, namun keselamatan masyarakat lebih utama.

Dewanti menjelaskan, selama pemberlakuan PPKM, kasus harian mulai menurun, meskipun tempat tidur di rumah sakit masih penuh hingga sekarang.

“Memang hal ini sangat berat, terutama bagi pengusaha dan pedagang kaki lima. Tetapi karena PPKM, tren penurunan angka Covid-19 sangat signifikan,” ujarnya.

Maka dari itu, tren itu harus diteruskan hingga kondisi betul-betul aman.

Dewanti meminta masyarakat tetap bersabar dan disiplin protokol kesehatan.

“Terus terang, keterisian tempat tidur di rumah penuh. Ini yang menyebabkan Kota Batu belum boleh melakukan kegiatan normal seperti biasanya. Jadi harus tetap menjaga aktivitas masyarakat. Mudah-mudahan setelah 17 Agustus terus menurun,” harapnya.

Sejumlah pelaku usaha di Kota Batu mulai khawatir akan keberlangsungan bisnisnya.

Beberapa waktu lalu, kekhawatiran itu diutarakan oleh manajemen Batu Lippo Plaza.

Direktur Batu Lippo Plaza, Suwanto mengatakan, potensi pemutusan hubungan kerja bisa saja terjadi jika Batu Lippo Plaza terus ditutup akibat PPKM.

Ia pun meminta ada pelonggaran agar mall bisa tetap buka sehingga kebutuhan operasional terpenuhi.

Saat ini, tidak ada pemasukan yang diterima manajemen, sementara biaya operasional harus dikeluarkan setiap bulannya.

“Kalau terus-terusan diperpanjang akan ada PHK. Sebelumnya sudah ada yang di PHK. Sekarang sejumlah karyawan kami merumahkan kembali. Kalau tidak ada pendapatan sama sekali, ada potensi PHK,” terang Suwanto.

Hal serupa juga terjadi pada Jatim Park (JTP) Group.

Humas JTP Group, Titik S Ariyanto bahkan mengatakan tidak menutup kemungkinan ada tempat wisata di bawah naungan JTP grup yang ditutup jika kondisi terus memburuk hingga akhir tahun.

Biaya operasional yang tidak sebanding dengan biaya pemasukan menjadi salah satu sumber masalahnya.

Tempat wisata sangat membutuhkan kunjungan pengunjung, namun karena harus tutup, maka tidak ada satu orang pun wisatawan yang datang berwisata.

“Jika kondisi terus memburuk hingga akhir tahun, tidak menutup kemungkinan akan ada tempat wisata yang kami tutup,” ujar Titik.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved