Minggu, 3 Mei 2026

JLS Tulungagung-Trenggalek Sudah Tembus, Namun Baru Tuntas 2023

Proses pengerjaan Jalur Lintas Selatan (JLS) Segmen Tulungagung-Trenggalek telah mencapai 50 persen. Dua wilayah sudah tersambung.

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Kendaraan proyek di JLS Segmen Tulungagung-Trenggalek. 

SURYAMALANG, TULUNGAGUNG - Proses pengerjaan Jalur Lintas Selatan (JLS) Segmen Tulungagung-Trenggalek telah mencapai 50 persen.

Bahkan jalur yang menghubungkan Pantai Klathak Tulungagung dengan Pantai Prigi di Kabupaten Trenggalek ini sudah tembus.

Hal ini diungkapkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen 2.5 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kementerian PUPR, Ida Bagus Made Artamana.

“Sudah 50 persen, tapi pekerjaannya masih penggalian. Sekarang juga sudah terhubung,” terang Arta, saat dihubungi lewat telepon.

Meski sudah terhubung, Arta mengingatkan, jika  jalur ini masih diperuntukkan kendaraan proyek.

Masyarakat diminta tidak memanfaatkan jalur ini karena masih berbahaya.

Ia menyebut, masih ada tebing yang curam dan belum dilandaikan.

“Selain itu ada dua jembatan yang perlu dibangun dan masih tahap pondasi. Sebelumnya ada tiga jembatan, tapi dari hasil evaluasi yang satu cukup box culvert,” ungkapnya.

Seluruh lahan yang diperlukan untuk proyek ini juga sepenuhnya sudah terbuka.

Masih diperlukan pekerjaan untuk merapikan badan jalan, disusul lapis pondasi bawah, lapis pondasi atas baru disusu pengaspalan.

Hingga akhir 2021 Arta menargetkan pencapaian pekerjaan 65 persen.

Proyek akan dilanjutkan 2022 dengan pencapaian proses hingga 95 persen.

Sisa 5 persen akan diselesaikan di tahun 2023 dengan memenuhi semua kelengkapan jalan.

Saat itu JLS Segmen Tulungagung-Trenggalek sudah sepenuhnya bisa dilewati.

“2023 tinggal kelengkapan jalan seperti marka dan guard rail (pagar pengaman),” ujar Arta.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved