Surabaya Sukses Lepas dari Zona Merah, RS Darurat Sudah Lima Hari Kosong
Angka Covid-19 di Surabaya diklaim terus menurun dalam sepekan terakhir. Status kota Surabaya pun menjadi zona oranye.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: eben haezer
Jajaran Forkopimda akan turun untuk melakukan sosialisasi. Mereka memberi pengertian kepada warga untuk tetap disiplin protokol kesehatan (prokes).
Kemudian, pihaknya juga menyiapkan sejumlah fasilitas kesehatan khusus Covid-19. “Kalau hulunya kita potong dan hilirnya kita siapkan Insyaallah selesai,” urainya.
Tenaga kesehatan yang ada saat ini juga cukup. Pihaknya akan berkolaborasi dengan jajaran terkait.
"Nakes di Surabaya tidak hanya dari pemkot saja. Tetapi gabungan dari TNI, Polri dan klinik kejaksaan, lalu ada juga nakes dari RS se-Surabaya. Ini lah kegotongroyongan,” jelas dia.
Semua upaya ini tak bisa berbuah manis apabila tanpa dukungan masyarakat. Oleh karenanya, pihaknya meminta masyarakat konsisten dalam proses.
“Kami mohon doanya panjenengan semua. Kita merah putihkan hati kita. Kami jajaran pemkot terus berjuang bersama Forkopimda dalam menyusun langkah ke depan bagaimana zona kuning dan hijau, sehingga ekonomi Kota Surabaya bisa bergerak lagi,” pungkasnya. (bob)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pemkot-surabaya-siapkan-rs-darurat-di-tiap-kelurahan.jpg)