Senin, 13 April 2026

Berita Arema Hari Ini

Mengenang Almarhum Suharno Pelatih Arema yang Sangat Dekat dengan Para Wartawan

Berikut adalah kisah-kisah menarik seputar Suharno ketika menjadi pelatih klub beralias Singo Edan itu, dikutip SURYAMALANG.COM dari wearemania.net.

Editor: Eko Darmoko

SURYAMALANG.COM, MALANG - Nama Suharno sangat erat dengan perjalanan Arema di gelanggang sepak bola nasional.

Bahkan, pelatih yang meninggal dunia 19 Agustus 2015 lalu ini sangat dekat dengan para wartawan yang meliput Arema.

Berikut adalah kisah-kisah menarik seputar Suharno ketika menjadi pelatih klub beralias Singo Edan itu, dikutip SURYAMALANG.COM dari wearemania.net.

Suharno diketahui melatih Arema dalam tiga periode.

Pria asal Klaten itu menjadi pelatih Arema di Liga Indonesia (Ligina) 1996-1997, Indonesia Super League (ISL) 2011-2012 (masuk putaran kedua), dan ISL 2014, hingga QNB League 2015.

Pelatih kelahiran 1 Oktober 1959 itu mengembuskan napas terakhirnya usai memimpin sesi latihan Arema di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang karena serangan jantung.

Mendiang Suharno kemudian dimakamkan di Blitar.

Inilah Kenangan Suharno Bersama Media Peliput Arema

1. Once Dulur

“Once Dulur,” menjadi kalimat Suharno untuk menyapa awak media ketika memasuki ruangan jumpa pers.

Once sendiri berasal dari kata ‘Oke’ yang diplesetkannya, sedangkan dulur dalam Bahasa Jawa berarti ‘Saudara’.

Kalimat tersebut juga biasa mengakhiri sesi tanya jawab ketika dirasa tak ada lagi wartawan yang ingin bertanya kepadanya.

Jargon itu sangat melekat pada Suharno, sehingga panggilan Coach Once pun disematkan awak media padanya.

2. Di-WhatsApp Malah Menelepon

Wawancara melalui aplikasi chat seperti WhatsApp misalnya, biasa dilakukan wartawan ketika tak berkesempatan bertemu langsung dengan Suharno.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved