Tembok Rumah Retak Terdampak Pembangunan MCC, Warga Blimbing Minta Solusi dari Pemkot Malang
Warga kecamatan Blimbing yang terdampak pembangunan Malang Creative Center (MCC) mengharapkan solusi konkrit dari Pemkot Malang
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: eben haezer
SURYAMALANG, MALANG - Pembangunan proyek Malang Creative Center (MCC) yang mengakibatkan rumah warga mengalami keretakan cukup disayangkan oleh warga.
Warga pun merasa khawatir, apabila rumahnya mengalami kerusakan cukup parah, meskipun saat ini sudah terjadi keretakan di tembok rumah warga.
Hal ini pun membuat warga meminta solusi terbaik dari Pemerintah Kota Malang atas dampak yang dirasakan warga selama ini.
"Saya mendukung sekali kalau ada MCC. Ini juga dari Pemkot dan nanti bisa membantu SDM warga kami. Kami tidak keberatan. Cuma saya minta biar tidak ada yang dirugikan dan yang diuntungkan. Biar sama-sama sejalan," ucap Yuli Erawati, warga RT 3 RW 10 Kelurahan Blimbing Kota Malang
Perempuan yang akrab disapa Era itu pun mengeluhkan keretakan tembok rumahnya dan bau solar yang menyengat setiap hari ini.
Kejadian ini berlangsung sejak proses perataan tanah, hingga mulai dilakukannya proses pembangunan MCC pada Juni 2021 lalu.
Rumah Era pun tepat bersebelahan dengan mess tempat pekerja MCC. Dari jendela belakang rumah era bisa terlihat mess tersebut.
Bau solar itu kata Era berasal dari jendela tersebut. Hingga Era mengakali bau solar itu dengan membuka pintu rumahnya dan menghidupkan kipas angin.
"Sebenarnya saya ingin menutup jendela rumah saya. Apa daya, beberapa hari kemarin suami ku meninggal. Jadi belum bisa ditutup," ucapnya.
Hal ini meyebabkan Era tidak bisa tidur nyenyak. Karena dia merasakan adanya getaran dampak pembangunan MCC.
"Kalau saya terbuka. Kalau ada dari pihak MCC ke rumah silakan. Lihat kondisi rumah saya. Karena saya khawatir rumah saya kenapa-kenapa. Apalagi saya sekarang sendiri," tandasnya.
Baca juga: Warga Blimbing Malang Mengeluh Tembok Rumah Retak Terdampak Pembangunan Malang Creative Center (MCC)