Tahun Depan, Bakal Ada Bus Bertenaga Listrik yang Beroperasi di Surabaya
Surabaya rencananya mengoperasikan bus bertenaga listrik tahun depan. Begini penjelasan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: eben haezer
SURYAMALANG, SURABAYA - Surabaya rencananya mengoperasikan bus bertenaga listrik tahun depan.
Berasal dari program Kementerian Perhubungan, bus ini akan melayani dua rute di Surabaya.
Berdasarkan penjelasan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, bus listrik tersebut masuk dalam skema buy the service (BTS) yang mulai dilaksanakan tahun depan. Dalam program BTS, empat rute menggunakan bahan bakar diesel dan dua rute menggunakan bahan bakar listrik.
Total, ada 120 bus yang akan diterima Pemkot dalam program tersebut. "Saya mohon doanya. Tahun depan, Kementerian Perhubungan sudah menyampaikan ada 120 surabaya bus yang akan turun di Surabaya," kata Cak Eri dikonfirmasi di Surabaya.
Bantuan ini akan menambah armada bus yang telah beroperasi saat ini (Suroboyo Bus). "Saat ini, total armada ada 28 untuk Suroboyo Bus, 8 di antaranya bus baru. Tahun depan yang (jumlah) gede, sekitar 120 (bus baru) dan ada bus listriknya juga," ungkap Cak Eri.
Penambahan bus ini akan memperluas rute bus yang ada di Surabaya saat ini. Sehingga, semakin banyak kawasan yang dapat merasakan layanan transportasi milik pemkot tersebut.
"Kami akan membuat rute baru. Sehingga seluruh Surabaya rutenya bisa dilewati oleh seluruh bus dan ini yang akan kita jaga betul," katanya.
Keberadaan bus yang menjadi backbone angkutan di Surabaya akan ditopang armada feeder (pengumpan). Pemkot akan menggunakan angkot sebagai feeder untuk menjangkau perkampungan warga.
"Feeder yang akan kita siapkan di 2022, (melayani rute) dari rumah ke titik (halte) Suroboyo Bus. Feedernya kita ada peremajaan, supir angkutan umum yang akan kita gunakan," katanya.
Para sopir yang memiliki KTP Surabaya akan direkrut menjadi feeder. "Kami optimalkan sopir yang sudah ada dan ber-KTP yanh menjadi sopir feeder," katanya.
Sehingga, rute angkutan pun semakin dekat dengan rumah warga. Diharapkan, warga mau beralih ke angkutan umum dari yang awalnya terbiasa menggunakan kendaraan pribadi.
"Ini bisa mengurangi orang menggunakan transportasi pribadi. Prinsipnya, bus ini akan membuat nyaman dan tenang," kata mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad menambahkan, ada dua rute yang dilayani bus listrik. Yakni, rute Purabaya - Tanjung Perak dan Purabaya - Unair Kampus C.
Dua rute tersebut masuk dalam enam rute yang akan dilayani BTS. "Empat rute lainnya akan menggunakan bus bahan bakar diesel," katanya.
Empat rute lainnya adalah Rute Raya Lidah Wetan – Karang Menjangan - ITS, Rute Terminal Purabaya – Kenjeran Park via Merr, rute Gelora Bung Tomo – Unesa Lidah Wetan – Mastrip, dan rute Terminal Benowo – Tunjungan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/bus-suroboyo_20171229_234619.jpg)