Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Cara Toko Takaian Papinja Kota Malang Bertahan Selama 68 Tahun

Toko pakaian Papinja (dibaca Papinya) Kota Malang memiliki kiat khusus agar bisa bertahan selama 68 tahun.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan
Toko pakaian Papinja (dibaca Papinya) Kota Malang. 

Reporter : Kukuh Kurniawan

SURYAMALANG.COM, MALANG - Toko pakaian Papinja (dibaca Papinya) Kota Malang memiliki kiat khusus agar bisa bertahan selama 68 tahun.

Toko yang berlokasi di Jalan Pasar Besar itu juga terdampak pandemi Covid-19.

"Pandemi Covid-19 membuat pembelian menurun sampai 25-30 persen. Apalagi kami berjualan pakaian musiman, seperti jarik dan seragam sekolah," ujar Paulus, pemilik Toko Papinja kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (12/9/2021).

Paulus harus memutar otak agar toko tetap beroperasional secara normal.

Pembeli mulai meningkat sejak PPKM Level 3 PPKM yang berimbas pada adanya berbagai pelonggaran.

"Saat ini masih di bawah normal, tetapi setidaknya sudah hampir setengahnya. Sekarang sudah berangsur membaik sekitar 40 persen," ungkapnya.

Paulus telah mempertahankan bisnis itu dan tidak kalah dengan pesaing.

"Awalnya kami tidak langsung jualan pakaian, tapi toko kelontong yang menjual berbagai barang. Setelah melihat berjualan pakaian memiliki prospek menjanjikan, kami beralih berjualan pakaian sampai sekarang," terangny.

Pulus juga harus memikirkan agar bisnisnya bertahan lama, termasuk mengetahui pesaing dalam penjualan produk pakaian tersebut.

"Intinya, saya harus pintar baca peluang. Kami juga menjual celana pria ukuran besar dan seragam sekolah," tambahnya.

Skema pemilihan produk itu berhasil. Sebab, pembelinya banyak dari luar Malang Raya.

"Kami dikenal sebagai toko yang menyediakan kain jarik dan celana ukuran besar. Jadi kalau konsumen sedang ke Kota Malang, pasti ingin tahu dan mampir ke toko ini," ungkapnya.

Menurutnya, menjalankan bisnis harus jeli melihat perkembangan jaman, dan menjaga kepercayaan pelanggan.

"Kalau pelanggan sudah kecewa satu kali, kami akan susah," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved