Berita Batu Hari Ini
Wisata Kota Batu Masih Bisa Berkembang, Bidik Wisatawan Premium
Sektor pariwisata Kota Batu masih memiliki potensi lebih berkembang dengan membidik wisatawan-wisatawan kelas premium.
Penulis: Hesti Kristanti | Editor: Zainuddin
SURYAMALANGMALANG, MALANG – Sektor pariwisata Kota Batu masih memiliki potensi lebih berkembang dengan membidik wisatawan-wisatawan kelas premium.
Pengusaha kuliner dan pariwisata Kota Batu, Arief Utama Waworuntu menyebut potensi itu lebih tinggi jika dibandingkan Bali selama masa pandemi ini.
Arief menceritakan kondisi pariwisata Bali seketika anjlok ketika terjadi pandemi covid-19.
Perekonomian Bali sangat tergantung dari sektor pariwisata.
Terlebih pada kunjungan wisatawan asing.
Namun, kondisi berbeda di Kota Batu.
Wisatawan Kota Batu didominasi wisatawan lokal.
"Saya tinggal di Kota Batu sudah dua tahun lebih. Ibaratnya, Kota Batu adalah kanvas kosong yang bisa dilukis,” ujar Arief Utama Waworuntu kepada SURYAMALANG.COM di kegiatan Uji Kompetensi Wartawan PWI Malang Raya, Senin (20/9/2021).
Kota Batu juga memiliki keunggulan karena bisa dijangkau dari akses kota-kota sekitar yang melingkupi.
"Saat tempat wisata mulai buka, wisatawan dari kota-kota sekitar tetap bisa datang, seperti dari Gresik, Kediri, Surabaya, Lamongan," terang pemilik Hills House dan Kemboja Canteen & Coffe ini.
Arief membeberkan Kota Batu masih bisa terus dikembangkan karena ‘supply’ dan ‘demand’ belum imbang.
Wisata yang bersifat premium belum banyak ada di Kota Batu.
Padahal wisatawan yang berkunjung berasal dari berbagai kalangan.
Arief mengungkapkan ‘supply’ dan ‘demand’ Kota Batu tahun 2019 saat dirinya pindah ke Batu.
Saat itu dia kesulitan mencari hotel, padahal kunjungan tinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pengusaha-kuliner-dan-pariwisata-kota-batu-arief-utama-waworuntu.jpg)