Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

Oknum TKI di Malaysia Diduga Kirim Sabu Hampir 1 Kg ke Sampang Madura, Dimasukkan Dalam Termos Air

Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya bekerjasama dengan Bea Cukai Pelabuhan berhasil menggagalkan penyelundupan 946 Gram sabu

Editor: Dyan Rekohadi
Humas Lapas II B Tuban
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Penyelundupan sabu yang beratnya hampir 1 kg digagalkan Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya bekerjasama dengan Bea Cukai Pelabuhan saat dikirim ke Sampang Madura.

Penyelundupan sabu dari Malaysia itu diduga melibatkan TKI atau pekerja migran di Negeri Jiran.

Dua orang kurir berhasil diringkus sesaat setelah menerima paket sabu itu .

Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya bekerjasama dengan Bea Cukai Pelabuhan berhasil menggagalkan penyelundupan 946 Gram narkotika jenis sabu.

Paket sabu itu dikirim menggunakan ekspedisi jalur laut dari Malaysia menuju ke Sampang Madura.

Saat paket sampai di bea cukai Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, petugas mencurigai benda berbentuk serbuk yang tampak terlihat di dalam tumpukan benda lainnya di mesin X Ray.

"Setelah dilihat, ternyata memang ada dua buah termos yang dalamnya berisi dua paket narkotika jenis sabu," kata Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Iptu Hendro Utaryo, Selasa (28/9/2021).

Setelah petugas bea cukai melaporkan kejadian itu ke polisi, Hendro beserta anggotanya melakukan control delivery, kemana paket tersebut bakal diterima.

"Sampai pada penerima di Sampang,kami menemukann dua pemuda yang mengambil paket tersebut. Akhirnya kami lakukan penangkapan terhadap keduanya," imbuhnya.

Dua tersangka yang diamankan itu adalah, FK (25) dan MJ (20) , keduanya warga Sampang Madura.

Mereka mengaku hanya disuruh oleh atasannya yang kini masih dalam pengejaran.

"Keduanya mengakui hanya sebatas kurir. Dan tahu kalau itu isinya narkotika," terangnya.

Dari pengakuan, keduanya dijanjikan upah 10 juta rupiah jika berhasil menerima dan mengirim paket berisi sabu itu.

Hendro melanjutkan, jika melihat pengiriman paket tersebut diduga melibatkan oknum TKI Malaysia.

"Kalau lihat cara pengirimannya diselipkan di perkakas seperti pakaian, bahan makanan dan termos itu seperti tenaga kerja yang di sana. Bisa saja itu hanya modus cara-caranya seperti pengiriman TKI untuk mengelabuhi petugas," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved