Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Mahasiswa UMM Bikin Gagasan Obat Asam Urat Pakai Ekstrak Kulit Kacang

Mahasiswa Fakultas Kedokteran UMM membuat gagasan obat alternatif dari ekstrak kulit kacang untuk obat asam urat.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: isy
UMM
Mahasiswa Fakultas Kedokteran UMM membuat obat alternatif dari ekstrak kulit kacang tanah untuk obat asam urat. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Sylvianita Widyawati
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Mahasiswa Fakultas Kedokteran UMM membuat gagasan obat alternatif dari ekstrak kulit kacang untuk obat asam urat.

Sebab, penggunaan obat tertentu memiliki efek samping dalam proses penyembuhannya. 

Gagasan ini dituangkan dalam Program Kreatifitas Mahasiswa-Riset Eksakta (PKM-RE).

PKM itu berjudul 'Perbandingan Pengaruh Pemberian Ekstrak Kulit Kacang Tanah dan Allopurinol Terhadap Kadar Asam Urat Tikus Putih Jantan Galur Wistar Model Hiperurisemia'.

Ide ini berhasil meraih juara tiga pada Penilaian Kemajuan Pelaksanaan PKM (PKP2) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) tingkat nasional pada Minggu (3/10/2021) lalu. 

"Berhubung penelitian ini baru pada tahap uji coba pada hewan, maka obat ini masih belum bisa digunakan oleh manusia,” ujar Widyawati Glentam, Ketua Tim Mahasiswa, Senin (11/10/2021).

Mereka telah melakukan penelitian sejak bulan Agustus.

Dalam percobaan tersebut, mereka membuat tikus menderita asam urat terlebih dahulu. 

Kemudian tikus itu diberi obat yang terbuat dari ekstrak terkait.

Alhasil, efeknya pun sesuai dengan harapan yakni dapat menyembuhkan sang tikus.

Dikatakan mahasiswa asal Probolinggo ini, dalam kulit kacang tanah, terdapat kandungan flavonoid.

Zat tersebut berfungsi untuk mencegah bakteri sekaligus mampu menyembuhkan dari infeksi virus terkait. 

Sedang proses pembuatan ekstrak kacang tanah membutuhkan beberapa tahap, mulai dari pengupasan, penghancuran hingga menjadi serbuk, pengeringan serbuk, dan pada tahap akhir yaitu ekstraksi.

“Pada tahap ekstraksi, kacang tanah akan mengeluarkan cairan yang di dalamnya terkandung flavonoid yang masih terjaga,” tambah Widya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved