Kesalahan Ini Bisa Jadi Penyebab BLT BPJS Ketenagakerjaan Gagal Cair, Cek Status Sebelum Terlambat
Inilah penyebab BLT BPJS Ketenagakerjaan gagal cair di rekening bank BCA dan swasta, segera cek status Anda agar tak terlambat.
Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM - Inilah penyebab BLT BPJS Ketenagakerjaan gagal cair di rekening bank BCA dan swasta.
Diketahui Pemerintah kembali menyalurkan BLT BPJS Ketenagakerjaan secara bertahap kepada para pekerja melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Hingga saat ini terdapat 4,9 juta pekerja sudah menerima BLT BPJS Ketenagakerjaan Rp 1 juta tahun 2021 dalam empat tahapan.
Seperti rilisan terakhir Kemnaker, terdapat 4,9 juta pekerja sudah menerima BLT BPJS Ketenagakerjaan dalam empat tahapan.
Dengan demikian, masih terdapat 3,9 juta pekerja hingga saat ini belum dapat bantuan subsidi upah (BSU) ini.
Baca juga: Bea Cukai Pasuruan Musnahkan Barang Milik Negara Senilai Rp 15 Miliar
Pasalnya target penerima Kemnaker tahun ini mencapai 8,7 juta orang menerima BLT BPJS Ketenagakerjaan.
Kemnaker pun menjanjikan BLT Subsidi Gaji Tahap 5 bisa disalurkan ke rekening pekerja maksimal Oktober 2021.
Namun kabar terbaru, BLT BPJS Ketenagakerjaan dapat gagal cair jika penerima melewati batas waktu pembukaan rekening baru (Burekol).
Pembukaan rekening baru atau Burekol adalah cara bagi pengguna rekening bank BCA atau Swasta lainnya untuk mendapatkan bantuan BLT BPJS Ketenagakerjaan.
Ini karena bantuan senilai Rp 1 Juta disalurkan oleh pemerintah melalui bank Himbara.
Pembukaan Burekol ini harus dilakukan oleh penerima sebelum tanggal 15 Desember 2021 mendatang.
Hal ini seperti dijelaskan dalam unggahan terbaru instagram Kementerian Ketenagakjeraan (Kemnaker).
Jika melebihi batas waktu tersebut, pekerja tak bisa menerima BLT BPJS Ketenagakerjaan lantaran subsidi gaji akan dikembalikan ke kas negara.
"Bagaimana kita tahu kalau kita akan dibukakan rekening baru secara kolektif?
Pertama-tama, rekanaker mengunjungi situs web BSU.KEMNAKER.GO.ID.