Berita Lumajang Hari Ini

Cegah Terjadi Tawuran Lagi, Pemkab Lumajang Larang Warga Kunjungi Lahan Hutan di Candipuro

Diketahui, sebelum aksi tawuran terjadi di lokasi sempat terselenggara pertujukan reog di Lumajang. 

Penulis: Tony Hermawan | Editor: isy
istimewa/warga
Tangkapan layar video tawuran diduga antara geng motor dengan penonton pertunjukan reog di kawasan hutan jati, Desa Sumbererrejo, Candipuro, Lumajang. Tawuran diduga dipicu suara knalpot yang digeber saat pertunjukan reog berlangsung. 

Berita Lumajang Hari Ini
Reporter: Tony Hermawan
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | LUMAJANG - Lahan hutan jati di Desa Sumbererrejo, Candipuro, Lumajang, telah viral di media sosial.

Pasalnya, tempat yang dikelola Perhutani baru-baru ini digunakan sekelompok pemuda tawuran

Diketahui, sebelum aksi tawuran terjadi di lokasi sempat terselenggara pertujukan reog. 

Kemudian, di tengah-tengah acara muncul sejumlah geng motor dengan menggeber-geber knalpot.

Aksi ini tentu saja mengundang perhatian penonton pagelaran seni.

Mereka yang merasa bising kemudian menegur geng motor

Sayangnya, geng motor ini tak terima ditegur.

Hingga akhirnya terjadi adu mulut, yang berujung aksi adu jotos antar kelompok.

Kepala RPH Candipuro Perum Perhutani, Bunandi, mengatakan untuk mengantisipasi terjadi aksi tawuran pihak Perhutani kini telah melarang warga berkunjung ke lokasi tersebut.

Pihaknya dan Polisi Candipuro telah memasang banner larangan warga berkunjung ke area hutan jati.

Terlebih area ini bukan termasuk tempat wisata.

"Memang wilayah petak 9f ini sering jadi jujukan warga, ada yang datang makan terus pergi. Nah supaya gak ada yang datang-datang kesini lagi kami tutup, jangan sampai kejadian tawuran terulang," katanya.

Diketahui, aksi tawuran yang sempat viral di media sosial itu sekarang sedang ditangani pihak Kepolisian Polsek Candipuro.

Selain dianggap menimbulkan kegaduhan, aksi itu dinilai banyak terjadi pelanggaran hukum.

Mereka berkerumun di tengah PPKM level 2.

"Kami akan mencari kelompok yang terlihat dalam video. Terlebih kegiatan yang menimbulkan kerumunan itu diselenggarakan di tengah pemberlakuan PPKM level 2," pungkas Kapolsek Candipuro, AKP Sajito.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved