Breaking News:

Berita Lumajang Hari Ini

Geng Motor dengan Penonton Pertunjukan Reog di Lumajang Tawuran, Bermula Geber-Geber Knalpot

Sejumlah pemuda terlibat aksi tawuran di kawasan hutan jati, Desa Sumbererrejo, Candipuro, Lumajang.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: isy
istimewa/warga
Tangkapan layar video tawuran diduga antara geng motor dengan penonton pertunjukan reog di kawasan hutan jati, Desa Sumbererrejo, Candipuro, Lumajang. Tawuran diduga dipicu suara knalpot yang digeber saat pertunjukan reog berlangsung. 

Berita Lumajang Hari Ini
Reporter: Tony Hermawan
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | LUMAJANG - Sejumlah pemuda terlibat aksi tawuran di kawasan hutan jati, Desa Sumbererrejo, Candipuro, Lumajang.

Aksi tawuran itu terjadi pada Minggu (17/10) lalu di lokasi sempat terselenggara pertujukan reog antara geng motor dengan penonton pertunjukan tersebut. 

Peristiwa bermula sejumlah geng motor datang di tengah-tengah acara lalu menggeber-geber knalpot.

Aksi ini tentu saja mengundang perhatian penonton pagelaran seni.

Mereka yang merasa bising kemudian menegur geng motor

Sayangnya, geng motor ini tak terima ditegur, hingga akhirnya terjadi adu mulut, yang berujung aksi adu jotos antar kelompok.

Lantaran banyaknya jumlah massa yang terlibat aksi tawuran, warga sekitar sempat kesulitan melerai.

Warga pun kemudian merekam kejadian tersebut, hingga baru-baru ini viral di media sosial.

Kapolsek Candipuro, AKP Sajito, membenarkan aksi tawuran tersebut telah terjadi di wilayah hukumnya.

"Memang betul saat itu banyak warga mendatangi lokasi tersebut karena ada hiburan reog yang dilaksanakan tanpa izin dan pemberitahuan ke pihak desa, forkopimka, dan perhutani selaku pemilik lahan," katanya.

Beruntung, aksi tawuran ini tak sampai memakan korban.

Meski begitu pihak polisi berjanji akan mengusut tuntas aksi tawuran.

Aksi itu dinilai banyak terjadi pelanggaran hukum.

"Kami akan mencari kelompok yang terlihat dalam video. Terlebih kegiatan yang menimbulkan kerumunan itu diselenggarakan di tengah pemberlakuan PPKM level 2," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved