Berita Malang Hari Ini
Ada Pelebaran, Motor Tak Bisa Melintas di Jembatan Pelor Kota Malang
Pengendara motor tidak bisa melintas di Jembatan Pelor Kota Malang mulai Kamis (4/11/2021).
Penulis: Hayu Yudha Prabowo | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, MALANG - Pengendara motor tidak bisa melintas di Jembatan Pelor Kota Malang mulai Kamis (4/11/2021).
Kendaraan tidak bisa melintas di jalur sibuk yang melintang di atas Sungai Brantas ini selama pengerjaan proyek pelebaran jembatan.
Pengendara motor di Jalan BS Riadi yang akan berbelok ke jembatan patuh setelah melihat papan pengumuman penutupan jembatan.
Tapi, masih banyak pngendara yang menerobos jalan di Samaan, padahal sudah ada pengumuman penutupan jalan.
Lantas pengendara putar balik setelah mengetahui ada perbaikan jembatan.
Mandor proyek renovasi jembatan, Relung Sihbandono mengatakan jembata tutup karena ada proyek mulai Rabu (3/11/2021).
Hanya pejalan kaki yang bisa melintas.
"Proyek ini untuk melebarkan jembatan. Memberi jalur untuk pejalan kaki," ujar Relung kepada SURYAMALANG.COM.
Sesuai papan proyek di lokasi, belanja konstruksi pengembangan jembatan ini menggunakan dana APBD Kota Malang sebesar Rp 734.321.000 dengan masa pengerjaan selama 105 hari.
Anak-anak di dua sisi jembatan memanfaatkan lengangnya jalan untuk bermain di jalanan.
Firman (5) mengaku senang dengan kondisi ini.
"Senang karena kami bisa bermain di jalan, " kata Firman sambil bermain bola.
Jembatan Pelor ini sudah ada sejak masa penjajahan Belanda.
Meski hanya cukup dilintasi dua motor, warga menggunakan akses ini untuk memperpendek jarak tempuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pengerjaan-proyek-di-jembatan-pelor-kota-malang.jpg)