Jumat, 15 Mei 2026

Berita Batu Hari Ini

ABK Asal Kota Batu yang Tertahan di Guam Telah Berada di Indonesia

Anak Buah Kapal (ABK) asal Kota Batu dilaporkan telah berada di Jakarta sejak beberapa hari lalu.

Tayang:
Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
Dok. pribadi
Anak Buah Kapal (ABK) asal Kota Batu dilapirkan telah berada di Jakarta sejak beberapa hari lalu. Sebelumnya, ada 9 ABK asal Indonesia yang tertahan dan tidak bisa pulang ke Indonesia dari Pulau Guam, Amerika Serikat. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Anak Buah Kapal (ABK) asal Kota Batu dilaporkan telah berada di Jakarta sejak beberapa hari lalu.

Sebelumnya, ada 9 ABK asal Indonesia yang tertahan dan tidak bisa pulang ke Indonesia dari Pulau Guam, Amerika Serikat.

Dua di antara mereka adalah warga Kota Batu yakni Kapten Kapal Agus Brigianto dan anggota Ali Akbar Cholid.

Sementara lainnya berasal dari Kota Malang, Kabupaten Malang, Sidoarjo, Lumajang dan Blitar.

Mereka tertahan di Port Comercial Pasifik, Guam, Amerika Serikat karena diduga menjadi korban penipuan jual beli kapal.

Berdasarkan informasi dari Pemkot Batu, saat ini Ali Akbar Cholid dan Agus Brigianto sudah berada di Wisma Atlet, Pademangan, Jakarta untuk menjalani isolasi bersama tujuh rekannya yang berasal dari Jawa Timur.

Informasi itu dipaparkan Kepala Bidang Tenaga Kerja DPMPTSP-TK Kota Batu, Suyanto

"Ya sudah di Indonesia. Sekarang berada di Jakarta isolasi mandiri, setidaknya 5 hari di sana. Kami komunikasi terus perkembangannya," jelas Suyanto, Minggu (7/11/2021). 

Setelah dari sana mereka akan menemui Direktur Indonusa yang memberangkatkan mereka ke Guam untuk mengurus kebutuhan administrasi.

"Infonya seperti itu, mereka akan menemui perusahaan yang memberangkatkannya supaya mendapat uang yang akan diberikan ke keluarga mereka," imbuhnya.

Rani Septi Ridwan, istri dari Ali Akbar Cholid menjelaskan kalau keluarga sudah mengetahui informasi kepulangan Ali ke Indonesia.

Hanya saja pihak keluarga belum mengetahui pasti kapan tanggal kepulangan ke Kota Batu

"Iya sudah pulang ke Indonesia. Kalau sampai rumah, saya kurang tahu," ujar Rani. 

Tidak ada acara khusus menyambut Ali pulang ke rumah.

Keluarga saat ini tengah rindu menanti karena sejak Rani melahirkan sekitar dua bulan lalu, Ali tidak berada di rumah.

Luluk Zuraida, ibu kandung Ali berharap anak pertamanya itu bisa segera pulang.

Luluk mengatakan bahwa keluarga telah merencanakan ritual potong rambut anak pertamanya Ali.

“Kami rencanakan nanti ayahnya yang memotong rambut,” kata Luluk.

Kerinduan Luluk terhadap anaknya, Ali, tampak begitu sangat dalam.

Sambil menceritakan kisah Ali yang tidak sempat mendampingi istrinya melahirkan, air matanya menetes pelan membasahi pipi.

“Ali tidak sempat mendampingi istrinya melahirkan. Padahal sudah direncanakan pulang saat hamil tua. Cucu saya ini namanya Bintang, Muhammad Akbar Bintang,” katanya.

Sebelumnya, ada 9 ABK yang tak bisa pulang ke Indonesia dan tak digaji selama 5 bulan.

Selama di sana hidup mereka pun terkatung-katung.

Bahkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka mengandalkan bantuan dari agensi yang ada di sana karena tak boleh menginjakkan kaki ke daratan.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved