Berita Malang Hari Ini
Bangkitnya Optimisme Menjalani Hari Esok di Kota Batu
Bencana banjir bandang di Kota Batu menyisakan kesedihan bagi masyarakat, terutama para korban.
Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, BATU - Bencana banjir bandang di Kota Batu menyisakan kesedihan bagi masyarakat, terutama para korban.
Banjir tidak hanya menghancurkan rumah, tapi juga merenggut tujuh korban jiwa.
Empat hari pasca banjir, petugas masih melakukan pembersihan material.
Kehidupan masyarakat beranjak normal.
Jalan-jalan yang semula terputus, sudah bisa dilewati kembali.
Optimisme para juga hadir setelah melalui hari-hari yang berat.
Jumini (59) sangat bersemangat untuk menjalani kehidupan seperti sedia kala.
Jumini mengaku masih menyimpan optimisme untuk menjalani hari-hari esok.
Meratapi kesedihan dan terus menerus terpuruk juga tak akan mengubah keadaan.
"Saya masih menyimpan semangat hidup ke depan. Saya ingin jualan rujak lagi, tahu telor dan juga jenang," kata Jumini saat ditemui di tempat pengugsian rumah Ketua RW 4/RT 6, Dusun Sambong, Desa Bulukerto, Kota Batu, Senin (8/11/2021).
Jumini tak ingin terlalu larut dalam kesedihan. Baginya, saat ini waktu yang tepat untuk bangkit.
Masih banyak keluarga yang harus ia temui, juga masih ada kesempatan untuk kembalu memulai usaha jualan.
Jumini tak ingin melewatkan kesempatan itu.
"Saya masih diberi kesempatan hidup. Saya akan menjalani hari-hari esok. Saya punya cicit, punya cucu, anak-anak juga ada," ujarnya.
Jumini adalah korban selamat dari banjar bandang yang terjadi pada 4 November 2021 di Kota Batu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/jumini-saat-berada-di-tempat-pengungsian-di-kota-batu.jpg)