Siswa SMA Korea Utara Dipenjara Seumur Hidup Kepergok Nonton Squid Game, Penjual Video Ditembak Mati

Nasib tragis siswa SMA Korea Utara dipenjara seumur hidup kepergok nonton Squid Game, penjual video langsung ditembak mati

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Dyan Rekohadi
Suryamalang.com/kolase Instagram @netflixkr/Canva
Boneka Squid Game (kiri) berita siswa SMA Korea Utara dihukum seumur hidup 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Sekelompok siswa SMA di Korea Utara dijatuhi hukuman berat usai kepergok nonton Squid Game, serial drama Korea Selatan besutan Netflix.

Salah satu dari siswa SMA di Korea Utara itu bahkan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup sebab jadi dalang di balik nonton bareng Squid Game

Mirisnya lagi, penduduk yang menjual video Squid Game kepada siswa SMA itu langsung ditembak mati. 

Melansir Radio Free Asia (RFA), outlet media berita Amerika yang melaporkan berita tersebut mengatakan Korea Utara menghukum para siswa SMA itu pada 23 November.

"Awal pekan lalu, tujuh siswa sekolah menengah dari Kota Chongjin, Provinsi Hamgyong Utara, tertangkap basah sedang menonton 'Squid Game.'"

"Mereka tertangkap dalam pemeriksaan Komando Staf Gabungan 109"

"Penduduk yang mengimpor USB stick berisi drama Korea ditembak mati dan siswa yang membeli USD dijatuhi hukuman penjara seumur hidup"

"Sementara siswa lain yang menonton bersamanya dihukum sampai lima tahun reformasi perburuhan," papar RFA dalam laporannya.

Link nonton drakor Squid Game episode 9 sub Indo
Link nonton drakor Squid Game episode 9 sub Indo (SURYAMALANG.COM/Soompi)

Sumber tersebut menjelaskan, para siswa ditangkap oleh pemeriksaan Komando Gabungan ke-109. 

Penangkapan berawal setelah siswa yang menonton pertunjukan dengan siswa yang membeli USB tersebut, memberi tahu siswa lain tentang pertunjukan tersebut.

"Mereka sedang membagikan USB ketika mereka ditangkap oleh pemeriksaan."

 Kemudian sumber orang dalam menambahkan, Korea Utara menganggap ini sebagai masalah besar. 

Pasalnya kasus ini adalah pertama kalinya pelanggaran remaja ditangkap setelah memperkuat sensornya terhadap 'konten asing.'"

Diharapkan penyelidikan dan hukuman para pelanggar akan berlanjut untuk jangka waktu yang cukup lama.

Mengingat perbatasan ditutup karena Covid-19 dan mereka akan menyelidiki untuk menemukan rute di mana USB diselundupkan.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved