Senin, 13 April 2026

Berita Surabaya Hari Ini

Jalan Berliku Ignasius Jonan Dapat Gelar Doktor Kehormatan dari Unair Surabaya

Unair Surabaya menganugerahkan gelar doktor kehormatan (doktor honoris causa) kepada Ignasius Jonan.

Penulis: sulvi sofiana | Editor: Zainuddin
Surya.co.id/sulvi
Universitas Airlangga Beri Anugerah Doktor Kehormatan Pada Ignasius Jonan 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menganugerahkan gelar doktor kehormatan (doktor honoris causa) kepada mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan.

Ignasius Jonan mendapat gelar tersebut atas jasanya selama menjabat sebagai Diretur Utama PT Kereta Api Indonesia hingga menjadi menteri.

Rektor Unair Surabaya, Prof Mohammad Nasih mengungkapkan pemberian gelar ini telah melalui proses cukup lama.

"Kami menilai dari berbagai macam prestasi dan kebersamaan dalam berdiskusi. Kami memulai menimbang beliau untuk mendapat doktor honoris causa sejak empat sampai lima tahun lalu," kata Nasih kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (23/11/2021).

Prof Nasih mengungkapkan pemberian doktor HC kepada Jonan setelah dilakukan penilaian kinerja selama menjabat sebagai Dirut PT KAI, Menteri Perhubungan, sampai Menteri ESDM.

"Penilaian dilakukan dari berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari kereta api yang sebenarnya bukan hanya urusan teknis tapi juga urusan manajerial, kepemimpinan dan aspek ilmiahnya. Beliau mempunyai karya luar biasa," ujar Prof Nasih.

Saat menjabat sebagai Menteri Perhubungan dan Menteri ESDM, Jonan dinilai mempunyai banyak karya yang sudah dipersembahkan untuk bangsa dan negara juga kemanusiaan.

Setelah melakukan penilaian, Unair membentuk tim ad-hoc termasuk promotor.

Jonan pun diminta menuliskan pengalaman dan karyanya dalam disertasi, kemudian diuji.

"Saat mau kami kukuhkan, ternyata ada pandemi. Akhirnya harus menunggu, dan baru sekarang ada penganugerahan doktor honoris causa," katanya.

Prof Nasih menegaskan Jonan mempunyai kapasitas yang luar biasa secara akademik.

Selain itu kegemarannya membaca dan lainnya menjadi nilai tambah untuk Jonan.

"Kekurangannya beliau saat itu adalah tidak menuliskan dalam bentuk disertasi. Kemudian kami bantu dengan para promotor untuk bisa membuat karya yang memenuhi standar kaidah ilmiah tertentu."

"Akhirnya jadilah disertasi, dan hari ini kami kukuhkan," ujar Prof. Nasih.

Guru Besar Akuntansi itu mengungkapkan Jonan merupakan orang kelima yang dianugerahi doktor kehormatan.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved