Breaking News:

Travelling

Refresh Pikiran di Watu Rumpuk Kabupaten Madiun, Panen Durian pada Desember 2021

Wisata Watu Rumpuk Kabupaten Madiun sudah buka sejak beberapa pekan lalu.

Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Sofyan Arif Candra
Wisata Watu Rumpuk Kabupaten Madiun 

Laporan Wartawan: Sofyan Arif Candra

SURYAMALANG.COM, MADIUN - Wisata Watu Rumpuk Kabupaten Madiun sudah buka sejak beberapa pekan lalu.

Pengunjung sudah mulai berdatangan ke destinasi wisata di Desa Mendak, Kecamatan Dagangan tersebut.

"Pasca dibuka, ini berangsur-angsur naik walaupun belum seperti dulu. Sekarang rata-rata 100 wisatawan per hari," kata Nur Cholifah, pengelola wisata Watu Rumpuk kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (26/11/2021).

Kunjungan wisatawan meningkat sampai dua kali lipat pada weekend atau akhir pekan.

Wisata Watu Rumpuk memang punya daya tarik tersendiri dibandingkan destinasi wisata lain.

Wisatawan bisa menikmati landscape atau pemandangan kaki Gunung Wilis serta udara bersih nan sejuk khas pegunungan.

"Juga ada berbagai spot foto, mulai dari replika cangkir, rumah pohon, patung Bima, dan sebagainya," terangnya.

Harga tiket masuk (HTM) sangat terjangkau, yaitu Rp 10.000, baik akhir pekan maupun hari biasa.

Watu Rumpuk juga menawarkan wisata kuliner hasil bumi dari Desa Mendak, mulai dari olahan kakao atau cokelat sampai buah durian.

"Cokelat ada setiap hari. Kalau durian, menunggu panen. Biasanya Desember sudah mulai panen," jelasnya.

Cholifah menjamin harga durian di Watu Rumpuk relatif lebih murah karena diambil langsung dari petani lokal.

Harga durian mulai dari Rp 20.000 sampai Rp 90.000.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved