3 Mahasiswi Ngaku Jadi Korban Pelecehan di Kampus Negeri di Palembang
Tiga mahasiswi mengaku menjadi korban pelecehan di kampus negeri di Palembang.
SURYAMALANG.COM - Tiga mahasiswi mengaku menjadi korban pelecehan di kampus negeri di Palembang.
Sebelumnya, mahasiswi berinisial DR membuat laporan atas kasus dugaan pelecehan yang dilakukan oknum dosen.
Terbaru, dua mahasiswa membuat laporan polisi pada Rabu (1/12/2021).
"Dua orang yang melapor itu dengan kasus atau pelaku yang berbeda," ujar Kompol Masnoni, Kasubdit VI Renakta Polda Sumsel.
Dua mahasiswi tersebut melaporkan oknum staf kampus atas kasus pelecehan.
Masnoni tidak mengungkap jumlah staf yang dilaporkan terkait kasus ini.
"Terduga pelaku melecehkan via handphone dengan kata-kata tidak pantas kepada korban," ucapnya.
Pihaknya masih mendalami laporan dugaan pelecehan di kampus tersebut.
Sebelumnya, DR membuat laporan ke polisi terkait dugaan pelecehan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Palembang.
Masnoni mengatakan pihaknya sedang mendalami laporan tersebut.
"Korban dilecehkan secara fisik," ujar Masnoni, Selasa (30/11/2021).
Tidak menutup kemungkinan akan ada laporan dugaan kasus serupa.
Sudah ada tiga kasus dugaan pelecehan di kampus tersebut dengan korban dan pelaku yang berbeda.
Dua korban merasa dilecehkan melalui pesan whatsapp.
"Sedangkan satu korban dilecehkan saat menghadap dosen untuk minta tanda tangan. Korban sudah selesai skripsi, dia hanya minta tanda tangan pengajuan ACC dari kelulusannya," jelas Masnoni.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ilustrasi-pelecehan-seksual-dan-pencabulan-terhadap-anak.jpg)