Breaking News:

Gunung Semeru Meletus

Wali Kota Malang Dorong Percepatan Pemulihan Jembatan Gladak yang Putus Dampak Erupsi Gunung Semeru

Sutiaji mengatakan, dengan putusnya jembatan Gladak Perak ini sangat berdampak terhadap askes perekonomian di Malang Raya.

SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
TINJAU JEMBATAN PUTUS - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Lumajang, Thoriqul Haq meninjau jembatan Besuk Koboan (Gladak Perak) yang putus akibat erupsi Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candi Puro, Kabupaten Lumajang, Senin (6/12/2021). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Wali Kota Malang, Sutiaji mendorong percepatan pemulihan jembatan Gladak Perak yang kini telah putus usai diterjang erupsi Gunung Semeru pada Sabtu (4/12/2021) .

Hal tersebut disampaikan oleh Sutiaji, setelah melakukan pemantauan secara langsung ke jembatan Gladak Perak pada Senin (6/12/2021) sore.

Sutiaji mengatakan, dengan putusnya jembatan Gladak Perak ini sangat berdampak terhadap askes perekonomian di Malang Raya.

"Jembatan putus ini membuat akses perekonomian terdampak. Karena Lumajang banyak sayur yang memasok bagian selatan kami. Jadi harus dilakukan percepatan pemulihan," ucapnya.

Dalam proses pemulihan ekonomi di wilayah terdampak ini, Sutiaji akan melakukan koordinasi dengan masing-masing kepala daerah, Gubernur Jawa Timur, Khofifah dan Presiden Jokowi.

Rencananya, percepatan pemulihan ekonomi tersebut akan disampaikan oleh Sutiaji kepada Presiden Jokowi saat tiba meninjau daerah yang terdampak erupsi.

"Besok (hari ini) kabarnya pak Presiden dan ibu Gubernur Jatim datang. Dan proses pemulihan ini harus kami pikirkan secara jangka panjang. Karena banyak warga yang kehilangan rumahnya," terangnya.

Selain itu, Pemerintah Kota Malang juga telah memberikan bantuan secara langsung kepada warga yang terdampak erupsi gunung Semeru.

Bantuan tersebut langsung diserahkan oleh Wali Kota Malang, Sutiaji ke kantor Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, yang langsung diterima oleh sejumlah relawan di sana.

Bantuan yang diberikan itu berupa paket beras 5 kilogram, pampers anak, pembalut wanita, minyak goreng, gula, 50 kardus mie instan, 10 paket sembako dari Dinas Sosial dan makanan-makanan kecil lainnya.

"Termasuk dana yang masuk akan kami kumpulkan. Termasuk dari ASN yang sudah terkumpul Rp 14 Juta. Terus dari Baznas ada Rp 150 Juta yang nanti akan kami jadikan sembako dan bantuan logistik lainnya," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved