Berita Malang Hari Ini
Kejar Target PBB, Bapenda Kabupaten Malang Beri Atensi Tujuh Kecamatan
Kepala Bapenda Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara mengajak masyarakat berperan aktif dalam mencapai target pendapatan asli daerah (PAD).
Penulis: Mohammad Erwin | Editor: rahadian bagus priambodo
SURYAMALANG.COM, MALANG - Demi mencapai target perolehan Pajak Bumi dan Bangunan sebesar Rp 135 miliar, Bapenda Kabupaten Malang memberikan atensi perolehan pajak di beberapa kecamatan.
Yakni Kecamatan Lawang, Kepanjen, Singosari, Karangploso, Dau, Wagir, Pakisaji, dan Pakis. Wilayah tersebut masuk kategori pertumbuhan ekonomi tinggi sehingga berpotensi menggaet perolehan pajak pada tahun 2022.
Kepala Bapenda Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara mengajak masyarakat berperan aktif dalam mencapai target pendapatan asli daerah (PAD). Made kini sedang gencar menggeber kesadaran masyarakat agar membayar pajak.
“Pajak ini penting, pajak nanti muaranya akan dikembalikan kepada masyarakat, misalnya untuk membangun fasilitas dan memenuhi kebutuhan warga sendiri,” beber Made.
Kata Made, pada tahun 2022 mendatang obyek pajak di Kabupaten Malang yang sudah terdata sebanyak 1.433.792 objek pajak PBB.
Bapenda Kabupaten Malang memetakannya menjadi 3 tipologi. Diantaranya adalah kawasan dengan pertumbuhan ekonomi tinggi, wilayah perumahan,wilayah industri dan wilayah pergudangan
Kendati demikian, nilai NJOP Pajak di Kabupaten Malang masih bervariasi.
"Ada yang ling rendah masih ada Rp 7.150, sedangkan yang tertinggi berada di Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis dengan nilai Rp 2.508.000,” tutup Made. (ew)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kepala-bapenda-kabupaten-malang-made-arya-wedanthara.jpg)