Berita Batu Hari Ini

Belum Paham Manfaatnya, Warga Batu Minta Rencana Pembangunan Cold Storage Dikaji Ulang

Aspirasi itu disampaikan saat rapat dengar pendapat bersama Komisi B, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Batu serta beberapa OPD lainnya

Penulis: Benni Indo | Editor: rahadian bagus priambodo
Anggota DPRD Batu berdialog dengan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (baju batik merah) saat meninjau lokasi Cold Storage di Kelurahan Dadaprejo, Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM|BATU - Masyarakat Kelurahan Dadaprejo mengharapkan rencana pembangunan cold storage di wilayahnya agar dikaji ulang.

Aspirasi itu disampaikan saat rapat dengar pendapat bersama Komisi B, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Batu serta beberapa OPD lainnya.

Imam Suwandi, warga Kelurahan Dadaprejo mengatakan, akses jalan kurang mendukung untuk dilewati kendaraan besar nantinya. Selain itu, masyarakat juga belum memahami asas manfaat langsung yang dirasakan.

"Memang ada sosialisasi sekali dari Dinas Pertanian pada Desember 2021. Hanya saja masyarakat belum paham dan bertanya apa manfaatnya," ujar Imam yang ditemui usai rapat dengar pendapat.

Realisasi pembangunan cold storage ditargetkan pada tahun 2022 ini. Anggaran yang disiapkan sebesar Rp 12,5 miliar pada APBD 2022 untuk merealisasikan salah satu program prioritas RPJMD 2017-2022 kepala daerah Kota Batu.

Cold storage ini rencananya memiliki kapasitas 300 ton yang menampung hasil pertanian. Lahan yang akan dimanfaatkan luasnya berkisar 5000-6000 meter persegi dari luas keseluruhan 10,2 hektare.

Secara teknis pengerjaan proyeknya ditangani Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Perumahan (DPKPP).

Kepala DPKP Kota Batu, Sugeng Pramono mengatakan, semula ada dua alternatif tempat lainnya selain di Kelurahan Dadaprejo. Dua lokasi alternatif yang dilirik yakni Desa Junrejo dan Desa Pandanrejo.

Namun di dua lokasi itu kurang strategis dan pemerintah tak memiliki aset lahan di situ. Justru aset lahan milik Pemkot Batu berada di Kelurahan Dadaprejo. Menurutnya, lokasi itu layak.

"Banyak hal menguntungkan kalau ditempatkan di Dadaprejo. Salah satunya memudahkan distribusi hasil pertanian ke luar daerah karena wilayah ini pintu masuk Kota Batu," ucap Sugeng.

Sugeng mengatakan, tujuan pembangunan cold storage agar hasil produk pertanian tidak cepat busuk serta menstabilkan harga pertanian yang cenderung anjlok saat panen raya. Apalagi komoditi holtikultura berupa sayur dan buah memiliki potensi ekspor cukup tinggi.

Dengan begitu ada dampak yang menggerakkan perekonomian warga melalui zona perekonomian baru di Kelurahan Dadaprejo semacam eduwisata.

Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Kota Batu, Saifudin meminta agar ada komunikasi yang harmonis antara DPKP dan masyarakat. Sehingga masyarakat memahami dan tahu betul asas pemanfaatannya.

"Karena ini anggaran besar. Jangan sampai dampaknya timpang," ungkapnya. (Benni Indo)

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved