Berita Trenggalek Hari Ini

Taman dan Pujasera Baru Jadi Daya Tarik Pasar Pon Trenggalek

Pemkab Trenggalek sedang membangun  taman dan pujasera di dekat Pasar Pon. Taman dan pujasera ini bakal menjadi daya tarik.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Aflahul Abidin
Taman baru di dekat Pasar Pon Kabupaten Trenggalek. 

SURYAMALANG.COM, TRENGGALEK - Pemkab Trenggalek sedang membangun  taman dan pujasera di dekat Pasar Pon.

Taman dan pujasera itu berada di lahan kosong bekas kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Lokasinya berada persis di sisi selatan bangunan Pasar Pon.

Pembangunan taman dan pujasera seluas kira-kira 200 meter persegi itu dimulai pada 2021.

Saat ini proses pengerjaannya belum rampung. Namun, kondisi taman sudah terlihat menarik meski belum dibuka untuk umum.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Trenggalek, Muyono Piranata menjelaskan taman dan pujasera baru itu dibangun sebagai fasilitas tambahan pendukung Pasar Pon.

Maka dari itu, model dan desain taman dibuat selaras dengan bangunan pasar tradisional berkonsep modern itu.

"Area taman mulai kami bangun tahun lalu dengan anggaran sekitar Rp 1,2 miliar," kata Muyono kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (23/1/2022).

Saat ini proses pembangunan masih sebatas pada taman.

Pembangunan pujasera akan dilanjutkan pada tahun ini bila anggaran memungkinkan.

"Masih butuh sekitar Rp 2 miliar untuk menyelesaikan pembangunan taman dan pujasera ini," sambung dia.

Hingga saat ini, taman tersebut masih ditutup untuk umum. Rencananya, taman baru akan dibuka setelah pembangunan taman dan pujasera rampung 100 persen.

"Taman ini dilengkapi juga dengan jogging track dan fasilitas wahana permainan untuk anak-anak. Nantinya, taman ini akan terintegrasi dengan pasar. Jadi lokasi parkir bagi warga yang ingin ke taman menjadi satu dengan lokasi parkir di Pasar Pon," terangnya.

Bambang, warga Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, menganggap fasilitas taman tersebut cukup menarik untuk didatangi.

Dari sepandangan mata, ia melihat keberadaan taman itu berpotensi menjadi tempat jalan-jalan masyarakat sekitar kota Trenggalek.

"Apalagi kalau nanti ada pujaseranya. Mungkin akan lebih bagus. Tapi sayangnya sekarang tamannya masih belum dibuka," kata Bambang.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved