Ribut dengan Polwan di Polrestabes Medan, ASN Wanita Ini Ancam Lapor ke Mabes Polri dan Kapolda

Aipda Kristin Panjaitan dan Aparatur Sipil Negara (ASN) bernama Hesty Sitorus terlibat keributan di ruang Unit PPA Polrestabes Medan

Editor: Zainuddin
suryamalang.com

SURYAMALANG.COM - Aipda Kristin Panjaitan dan Aparatur Sipil Negara (ASN) bernama Hesty Sitorus terlibat keributan di ruang Unit PPA Polrestabes Medan, Senin (24/1/2022).

Kasatreskrim Polrestabes Medan, Kompol Muhammad Firdaus mengatakan keributan itu karena ada salah paham.

Aipda Kristin Panjaitan merupakan penyidik unit PPA Polrestabes Medan yang sedang menangani pengaduan dugaan penganiayaan yang dilaporkan Arusmawan Br Purba.

"Terlapornya adalah Purnama Rika Ginting dan Rosya," kata Firdaus kepada Tribun Medan, Selasa (25/1/2022).

Penganiayaan itu terjadi di Jalan Mongonsidi Baru I, Kecamatan Medan Polonia pada 5 November 2021.

Saat itu Arusmawan sedang berada di halaman rumahnya di Jalan Mongonsidi Baru I.

"Korban melihat dua terlapor itu mengangkat kiosnya ke atas parit di depan rumah korban. Sebelumnya, kios tersebut telah digusur Satpol PP," ucapnya.

Korban melarang dua pelaku itu berjualan lagi.

Bahkan korban sempat menghalang-halangi kedua pelaku.

"Kedua sempat menarik-narik korban sehingga korban mengalami luka lecet di tangan," ucapnya.

Akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Unit PPA Polrestabes Medan.

Firdaus mengatakan Hesty Sitorus merupakan teman pelaku.

keributan di ruang Unit PPA itu bermula saat penyidik memanggil Purnama Rika Ginting dan Rosya untuk pemeriksaan sebagai saksi.

Purnama Rika Ginting dan Rosya mendatangi Polrestabes Medan didampingi Hesty Sitorus dan Marintan Gultom.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved